Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 27 April 2018 | 08:14 WIB
 

Besok, Masuk Tol Ngawi-Wilangan Gratis

Oleh : - | Rabu, 28 Maret 2018 | 13:45 WIB
Besok, Masuk Tol Ngawi-Wilangan Gratis
Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi - (Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Presiden RI Jokowi dijadwalkan akan meresmikan ruas tol Ngawi-Wilangan sepanjang 52 km pada Kamis (29/3/2018) besok.

Sejumlah menteri akan mendampingi presiden diantaranya Menteri BUMN, Menteri PU dan Menteri Perhubungan serta Gubernur Jatim Soekarwo.

"Informasi yang saya terima, tol akan digratiskan sejak diresmikan hingga 8 April atau hampir 10 hari. Nanti pada 9 April 2018, tol sudah berbayar dengan tarif Rp1000/km (golongan I), Rp1500/km (golongan II) dan Rp2000 (III, IV dan IV)," kata Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi, Rabu (28/3/2018).

Ruas tol Ngawi-Wilangan yang diresmikan Jokowi itu merupakan bagian dari ruas tol Mantingan-Ngawi-Kertosono sepanjang 122,46 km.

Sedangkan, ruas tol Mantingan-Ngawi sepanjang 34,20 km dan Wilangan-Kertosono sepanjang 38,75 km belum selesai pembangunannya dan ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2018.

"Pada lebaran tahun ini diharapkan akan tersambung dengan ruas tol menuju Surabaya. Dua ruas tol Mantingan-Ngawi dan Wilangan-Kertosono itu rencananya akan difungsionalkan pada arus mudik lebaran tahun 2018. Jadi, masyarakat pengguna jalan bisa memanfaatkan ruas tol Surabaya-Mantingan," jelasnya.

Sementara itu, untuk ruas Gempol-Pasuruan sepanjang 34,15 km, yang sudah beroperasi sepanjang 13,9 km untuk Gempol-Rembang. Sedangkan, ruas tol Rembang-Pasuruan sepanjang 6,6 km akan difungsionalkan saat arus lebaran. Sementara itu, Pasuruan-Grati 13,65 km belum bisa fungsional.

Kemudian, untuk ruas tol Pasuruan-Probolinggo 43,85 km diharapkan akan fungsional saat arus lebaran. Sedangkan, Probolinggo-Banyuwangi 172,91 km ditargetkan selesai akhir tahun 2019.

"Sementara untuk bagian dari Proyek Strategi Nasional (Non Trans Jawa), ruas tol Pandaan-Malang sepanjang 38,49 km diharapkan bisa fungsional saat lebaran," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

 
Embed Widget

x