Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 13:40 WIB

Polri Pertimbangkan Kekeluargaan di Kasus Calista

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 26 Maret 2018 | 21:20 WIB

Berita Terkait

Polri Pertimbangkan Kekeluargaan di Kasus Calista
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sinta (27), ibu kandung bayi Calista (15 bulan) yang menganiaya hingga tewas mengalami depresi lantaran beban hidup yang dialaminya. Sinta yang mempunyai dua anak, nekat menganiaya Calista hingga tewas setelah 15 hari dirawat.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan polisi akan mempertimbangkan berbagai aspek terkait latar belakang dari Sinta (27). Pihaknya juga mengaku akan melakukan penyidikan sesuai aspek hukum dengan tidak melanggar hukum.

"Ketika (kasus) ini di proses selanjutnya ternyata dilihat kondisi ibunya, anaknya (Sinta) satu lagi memerlukan bimbingan orang tua, sedangkan nanti tidak ada bimbingan jika orang tua masuk penjara. Jadi pertimbangan itulah. Tapi sampai saat ini masih pengumpulan proses," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018).

Setyo menjelaskan, Polri mempunyai kewenangan diskresi atau restorasi justice, dimana Polri dalam mengambil langkah hukum melihat dari berbagai aspek. Opsi untuk proses hukum di luar pengadilan bagi Sinta pun akan dipertimbangkan.

"Polri ada diskresi dan restoratif justice. Restoratif justice itu Kita mengambil langkah penyelesaian di luar pengadilan. Kalau diskresi kita bisa memutuskan kepentingan yang lebih besar. Oleh sebab itu mohon rekan wartawan memahami kita akan melihat intinya adalah kepastian hukum, kedua kita menegakan hukum tanpa melanggar hukum," jelas Setyo.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal l mengatakan saat ini AKBP Hendy sedang berkoordinasi dengan KPAI, Komnas Peelindungan Anak (PA) untuk mengkaji sikap hukum yang akan diputuskan untuk Sinta.

"Kapolres sedang kerja sama, koordinasi intens dengan KPAI, Komnas PA untuk mengkaji betul itu. Mengambil keputusan yang adil," sambung Iqbal.

Sebelumnya, Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan sebelumya mempertimbangkan tidak memproses hukum tersangka Sinta (27), ibu yang menganiaya bayinya, Calista (15 bulan). Bayi perempuan tersebut meninggal di RSUD Karawang setelah 15 hari koma akibat tindakan kekerasan Sinta.

"Tersangka (Sinta) memiliki cerita kelam terkait pernikahan dan kelahiran Calista. Sehingga kalau dihukum pasti semakin menambah berat beban hidupnya," ujar Hendy, Minggu (25/3).[jat]

Komentar

Embed Widget
x