Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 06:30 WIB

Polisi Ringkus Bajing Loncat Jalan Lintas Sumatera

Minggu, 25 Maret 2018 | 02:00 WIB

Berita Terkait

Polisi Ringkus Bajing Loncat Jalan Lintas Sumatera
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Langkat - Polisi menangkap tersangka bajing loncat yang selalu meresahkan para supir ketika melintas di jalan lintas Sumatera dari Medan menuju Aceh, sabtu (24/3/2018).

Kapolsek Hinai AKP Hendriyanto S , Sumatera Utara mengatakan tersangka selama ini sudah menjadi target operasi polisi.

"Personel polisi meringkus tersangka street crime (kejahatan jalanan) atau lebih dikenal dengan bajing loncat itu di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Lingkungan IV Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat," jelas Hendriyanto di Langkat, Sabtu (24/3/2018).

Adpun tersangka diketahui berinisal GS alias Aga (19). Pelaku merupakan warga Jalan Bahagia Pasar 5B Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Hinai.

Polisi menyita barang bukti berupa satu kotak kardus berisikan empat set blender, satu kotak kardus berisikan empat set cosmos, tenda, sepeda motor dengan nomor polisi BK 2828 PAJ serta kunci kontak dan pisau pemotong milik pelaku.

"Personel yang menerima informasi tentang aksi bajing loncat melaksanakan pengejaran dengan melakukan patroli dengan sasaran kejahatan jalanan yang sangat meresahkan masyarakat," paparnya.

Kemudian pada saat melintas di jalan umum di Lingkungan V Kelurahan Kebun Lada Kecamatan Hinai, petugas melihat dua pria sedang berboncengan mengendarai sepeda motor honda vario nomor polisi BK 2828 PAJ.

Setelah itu, pria yang dibonceng memanjat truk nomor polisi BL 8608 BF bermuatan barang dari arah Medan menuju Aceh, kemudian pelaku menurunkan dua kotak kardus besar ke pinggir jalan umum.

Melihat peristiwa itu, personel memepet keduanya. Salah seorang dari mereka lalu terjatuh dan berhasil ditangkap. Sementara rekannya yang membawa sepeda motor kabur melarikan diri.

Lebih lanjut, Kepala Unit Reskrim Polsek Hinai Ipda Nelson Manurung menjelaskan, saat ini tersangka sedang diperisa secara intensif untuk pengembangan lebih lanjut.

"Pemeriksaan guna mengungkap jaringan mereka yang selama ini meresahkan para supir truk yang melintas," tandas Nelson. [tar]

Komentar

Embed Widget
x