Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 17 Agustus 2018 | 15:08 WIB

Wakapolri Terjunkan Propam Usut Pengusiran Zikir

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 23 Maret 2018 | 16:13 WIB
Wakapolri Terjunkan Propam Usut Pengusiran Zikir
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin mengaku geram menerima laporan adanya pengusiran oleh aparat terhadap ibu-ibu yang sedang melaksanakan Zikir saat proses eksekusi lahan di Tanjung Sari, Banggai, Sulawesi Tengah.

"Saya langsung perintahkan Propam, sekarang itu Karo Paminal Brigjen Teddy Minahasa sedang berada di TKP," ujar Syafruddin di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (23/3/2018).

Syafruddin mengakui berita ini sudah beredar di luar dan membuat luka hati umat Islam. Oleh karena, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk mengusut internal Polri.

"Karena beritanya sangat dahsyat, sangat mengiris hati umat Islam. Karena kalau itu beritanya benar, itu ibu-ibu sedang zikir, terus dieksekusi. Oleh karena itu, saya memerintahkan untuk investigasi menyeluruh terhadap internal Polri dan juga pemerintah daerah," kata Syafruddin.

Pihaknya juga akan meminta penjelasan dari pemerintah setempat terkait eksekusi lahan tersebut. Apakah ada prosuder yang menyalahi aturan atau ada yang memprovokasi dalam ekskusi lahan tersebut.

"Manakala pemerintah daerah mau melakukan pembebasan-pembebasan lahan seperti itu, ya supaya memberikan solusi kepada masyarakat. Berikan solusinya dulu, baru melakukan langkah-langkah pembebasan lahan," imbuh Syafruddin.

Syafruddin menerangkan Tim Propam Polri sudah berada di lokasi sejak satu hari pasca kericuhan di Tanjung Sari. Kemungkinan hasil investigasi akan diketahui pada Senin (26/3) pekan depan.

"Ini mungkin investigasinya minggu depan sudah selesai dan investigasinya menyeluruh, bukan hanya kepada internal Polri. Tapi kepada pengambil kebijakan, yaitu pemerintah daerah, akan kita proses semuanya," ucap Syafruddin.

"Pemerintah harus toleran terhadap masyarakat. Polri juga, walaupun itu menegakkan hukum, tapi harus berkeadilan. Oleh karena itu, saya berjanji untuk menuntaskan ini semuanya. Kita tunggu laporannya Senin," sambung dia.

Tak hanya itu, Syafruddin menyampaikan pihak Propam juga akan memeriksa Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen I Ketut Argawa terkait peristiwa itu. "Kita akan periksa semua, sampai kapoldanya akan kita periksa," ungkap Syafruddin.[jat]

Komentar

x