Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Mei 2018 | 00:03 WIB
 

Sedang di Luar Negeri, Menhub Batal Bersaksi

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 21 Maret 2018 | 15:11 WIB
Sedang di Luar Negeri, Menhub Batal Bersaksi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi batal hadir dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Sedianya, Budi akan bersaksi untuk terdakwa Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono dalam kasus dugaan suap proyek di Ditjen Hubungan Laut Kementerian Perhubungan.

"Pak Menteri belum bisa hadir, karena sedang berada di luar negeri," ujar jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yadyn.

Budi Karya mengirimkan surat kepada jaksa KPK yang memberitahukan alasan ketidakhadirannya lantaran masih ada pekerjaan di luar negeri.

Rencananya, jaksa akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Budi Karya. Sebab, jaksa berencana mengkonfirmasi keterangan Menhub yang juga sudah pernah diperiksa di KPK tersebut.

Dalam kasus ini, bekas Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono didakwa menerima suap Rp 2,3 miliar. Suap tersebut diberikan oleh Komisaris PT Adiguna Keruktama, Adi Putra Kurniawan.

Uang Rp2,3 miliar itu terkait proyek pekerjaan pengerukan alur Pelabuhan Pulang Pisau Kalimantan Tengah tahun 2016 dan pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Samarinda Kalimantan Timur tahun 2016.

Selain itu, uang Rp 2,3 miliar itu diberikan karena Tonny telah menyetujui penerbitan surat izin kerja keruk (SIKK) untuk PT Indominco Mandiri, PT Indonesia Power Unit Jasa Pembangkitan (UJP) PLTU Banten.

Kemudian, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, yang pengerukannya dilakukan oleh PT Adhiguna Keruktama.

Tonny juga didakwa menerima gratifikasi dalam bentuk berbagai mata uang asing dan barang-barang berharga lainnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x