Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 13:03 WIB

Novanto Sudah Antisipasi Dini di Kasus e-KTP

Oleh : Agus Irawan | Rabu, 14 Maret 2018 | 18:55 WIB

Berita Terkait

Novanto Sudah Antisipasi Dini di Kasus e-KTP
Terdakwa Setya Novanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - KPK meminta Ahli Psikologi forensik untuk menganalisa rekaman percakapan yang dibuat Johanes Marliem (Andi Narogong).

Rekaman tersebut berisi percakapan antara terdakwa Setya Novanto dengan Johanes Agustinus (Andi Narogong).

Reni Kusumawardhani mengatakan dari hasil analisisnya, percakapan Setya Novanto menunjukkan adanya kekhawatiran perbuatannya akan diketahui KPK.

Reni menyebutkan semua yang terlibat dalam percakapan menyadari telah merencanakan suatu perbuatan melawan hukum.

"Jadi ada upaya mengantisipasi menciptakan rasa aman untuk keberlangsungan rencana tersebut," kata Reni di sidang kasus korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Reni menjelaskan dalam pembicaraan tersebut ada rencana yang disiapkan untuk mengantisipasi proses hukum KPK.

Dia mengungkapkan diantaranya adalah menggandeng petinggi Partai Demokrat dan menyiapkan uang Rp20 miliar.

"Rasa ke khawatiran maka harus ada sistem yang dibangun dan mendekati Partai Demokrat dan KPK," ujar Reni.

Sebelumnya juga jaksa pada KPK sudah memutar rekaman dan melakukan konfirmasi kepada sejumlah saksi-saksi terkait rekaman antara Novanto dan Andi Narogong.[jat]

Komentar

x