Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 11:01 WIB

Kerugian Materiil Akibat Merokok Subyektif

Rabu, 14 Maret 2018 | 18:48 WIB

Berita Terkait

Kerugian Materiil Akibat Merokok Subyektif
(Foto: inilahcom/ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadyah Jember Ahmad Suyono menanggapi somasi Rohayani (50) yang dilayangkan kepada Gudang Garam dan Djarum.

Menurut Ahmad, seorang warga negara ketika merasa haknya di rampas boleh mengajukan "class action' atas perbuatan melawan hukum (PMK).

Persoalannya jika hal ini terjadi maka Rohayani harus mampu mengajukan bukti-bukti materil untuk meyakinkan majelis hakim. Misalnya kerugian materil dia akibat rokok harus bisa dihitung dan harus bisa dibuktikan dalil-dalilnya di pengadilan.

"Tapi menurut saya soal kasus ini kerugiannya masih bersifat subyektif sehingga sulit dibuktikan dan diterima hakim," kata Ahmad Suyono Rabu (14/3/2018).

Seperti diketahui, seorang warga negara bernama Rohayani (50), telah melayangkan somasi atau teguran kepada Gudang Garam dan Djarum.

Mengaku menjadi pecandu rokok dari kedua merek sejak 1975 hingga 2000, Rohayani merasa rokok yang ia hisap telah memberi efek buruk pada kesehatannya. Ia pun berinisiatif meminta ganti rugi kepada kedua perusahaan.

Perempuan paruh baya itu menuntut Gudang Garam sebesar Rp 178.074.000.Jumlah itu sama dengan nilai uang yang ia habiskan untuk membeli rokok produk Gudang Garam, ditambah santunan senilai Rp 500 miliar.

Rohayani juga menuntut Rp 293.068.000 kepada Djarum, plus santunan Rp 500 miliar. Jika ditotal, kedua tuntutan mencapai lebih dari Rp 1,4 triliun. [rok]

Komentar

x