Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:03 WIB

Kondisi Kesehatan BJ Habibie Semakin Membaik

Oleh : Fadhly Zikry | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:31 WIB

Berita Terkait

Kondisi Kesehatan BJ Habibie Semakin Membaik
Presiden ke-3 RI BJ Habibie - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kondisi kesehatan Presiden ke-3 RI BJ Habibie semakin membaik. Hari ini, Presiden RI Ketiga itu menjalani pemasangan mitraclip untuk penanganan masalah jantung.

Informasi siaran pers The Habibie Center yang diterima di Jakarta, menyebutkan, prosedur pemasangan mitraclip tersebut berlangsung pada Rabu (14/3) pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 14.00 WIB.

MitraClip adalah klip kecil yang menangkap selebaran dari katup mitral untuk membuat dua lubang kecil di katup bocor. Prosedur tersebut dilakukan tanpa operasi tapi melalui kateter.

Pemasangan mitraclip tersebut dilakukan oleh tim dokter spesialis terbaik se-Eropa.

Prosedur tersebut dilakukan setelah proses pemeriksaan dan pengawasan medis sejak Selasa (27/2) di Stanberg berjalan lancar.

The Habibie Center juga menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas dukungan Presiden Joko Widodo dan seluruh rakyat Indonesia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo melalui sambungan telepon pada 4 Maret 2018, menyempatkan berbincang sejenak sekaligus mendoakan kesembuhan Habibie. Ia juga berharap BJ Habibie dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

BJ Habibie saat ini masih menjalani perawatan di Munich, Jerman. Presiden Ketiga RI ini dilaporkan mengalami sesak saat kunjungan pribadinya ke Jerman pada 27 Februari 2018. Kemudian ia dibawa ke salah satu rumah sakit di Munich untuk dilakukan pertolongan.

Sejak 4 Maret 2018, perawatan BJ Habibie didampingi langsung oleh dokter kepresidenan. Presiden Jokowi saat itu mengutus Prof dr Lukman Hakim Makmun, SpPD, KKV(K), salah satu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan untuk berangkat ke Jerman.

Setelah dilakukan beberapa tindakan di klinik Starnberg, Munich, Jerman, tim dokter mendiagnosis terdapat kelainan pada katup jantung dengan derajat ringan. Melalui komunikasi dan koordinasi erat dengan tim dokter di Munich, dapat disimpulkan kelainan katup jantung tersebut belum memerlukan tindakan yang invasif. [tar]

Komentar

x