Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:02 WIB

SAS Institute: MCA tak Terkait Dengan Islam

Oleh : Fadhly Zikry | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:21 WIB

Berita Terkait

SAS Institute: MCA tak Terkait Dengan Islam
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Said Aqil Siradj (SAS) Institute menegaskan Muslim Cyber Army (MCA) yang tengah dibongkar jaringannya oleh aparat kepolisian karena menyebar hoaks dan ujaran kebencian tak ada hubungannya dengan Islam.

"Saya berusaha menghindari idiom muslim yang dikaitkan dengan sindikasi penebar fitnah dan berita palsu. Kita harus tegas, bahwa MCA bukanlah bagian dari penguatan Islam," kata Direktur SAS Institute Imdadun Rahmat dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Untuk itu, Imdadun meminta kepolisian segera membongkar jaringan MCA karena kiprah MCA sangat berpotensi menyulut konflik horizontal.

Kehadiran MCA, kata dia, merupakan paradoks di era digital. Revolusi 4.0 telah membuka peluang platform informasi yang egaliter. Artinya, setiap orang atau kelompok bisa membuat kantor beritanya masing-masing. Di waktu yang sama, potensi hoaks justru semakin membesar.

"Duplikasi simbol Islam pada sindikasi kejahatan media sosial harus kita lawan. Ini sama sekali bukan Islam. Mereka adalah kelompok yang mencari keuntungan di tengah rentannya konflik horizontal di masyarakat," kata dia.

Imdadun memastikan bahwa lembaga yang digagas Said Aqil Siroj ini akan berada di garis depan melawan penyebaran berita palsu dan ujaran kebencian. [tar]

Komentar

x