Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 15:08 WIB

Tito Tak Nyaman Soal Sebutan 'Muslim' di Group MCA

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:15 WIB

Berita Terkait

Tito Tak Nyaman Soal Sebutan 'Muslim' di Group MCA
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tak nyaman dengan sebutan Muslim' dalam kelompok ujaran kebencian yang menamakan dirinya Muslim Cyber Army (MCA).

Menurut Tito, umat Islam tak diajarkan menyebarkan berita bohong. "Bahasa ini sendiri bagi kita tentunya tidak nyaman, bagi warga muslim tidak nyaman. Bagi saya juga yang muslim tidak nyaman," ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

"Karena kita paham di dalam ajaran agama Islam sebagaimana disampaikan para tokoh yang viral, bahwa menyebar hoax tidak sesuai ajaran Islam," sambung Tito.

Tito mengaku heran dengan kelompok tersebut yang memakai nama Muslim'. Menurut dia, nama itu dicatut demi meraih perhatian dari masyarakat.

"Tapi apa mau dikata, kadang-kadang istilah itu dipakai untuk menarik yang lain," ujarnya.

Tito juga mengaku tak sependapat dengan anggapan bahwa Polisi lah yang mengklaim penggunaan nama Muslim Cyber Army. Dijelaskan Tito, Polisi mengungkap kelompok tersebut berdasarkan fakta.

"Kita nggak nyaman dengan bahasa itu, terutama bagi kita yang umat Islam. Tapi apakah kita kemudian menyalahkan polisinya menggunakan bahasa itu? Tidak pendapat saya karena polisi hanya menyampaikan faktanya," jelas Tito.

Tito pun sudah menyampaikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak lagi menyebut kelompok tersebut dengan nama Muslim Cyber Army. Hal itu untuk menghindark ketidaknyamanan umat islam di Indonesia.

"Untuk supaya kita tidak menimbulkan ketidaknyamanan, maka saya sudah menyampaikan dalam video conference jajaran kepolisian lebih netral jangan lagi bahasa Muslim Cyber Army, tapi MCA. Itu akan lebih soft," tutup Tito.[jat]

Komentar

x