Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 05:53 WIB
 

Pesawat Batik Air Terperosok Akibat Human Error

Oleh : Fadhly Zikry | Rabu, 14 Maret 2018 | 14:00 WIB
Pesawat Batik Air Terperosok Akibat Human Error
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Manokwari - Kecelakaan ringan pesawat Batik Air di Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat, pada Selasa (13/3) diduga akibat human error.

"Landasan pacu dalam kondisi baik, cuaca pun cukup bagus. Tidak sedang hujan maupun angin," kata Kepala Unit Pelaksana Bandara Rendani Manokwari, Wahyu Anwar di Manokwari, Rabu (14/3/2018).

Menurutnya, Pilot pesawat dengan nomor penerbangan ID 6155 itu terlalu mengambil posisi ke kanan saat hendak berputar untuk persiapan take off atau lepas landas.

Akibatnya, lanjut Wahyu, roda belakang sebelah kanan pesawat Airbus seri A320-200 itu terperosok ke luar dari landasan pacu. Selanjutnya ban ambles di bahu landasan hingga tidak bisa keluar untuk melanjutkan penerbangan.

Wahyu beryukur, proses evakuasi pesawat berlangsung lancar, meski pun sempat mengalami kendala masalah peralatan.

"Sekitar pukul 19.15 tadi malam roda pesawat sudah berhasil naik ke aspal runway. Lalu pada pukul 19.40 pesawat sudah di apron (area parkir pesawat,) cukup cepat dibanding pesawat Sri Wijaya waktu itu," ujarnya.

Wahyu menyebutkan, peristiwa ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap aktifitas penerbangan di Manokwari pada Selasa kemarin. Hanya ada satu jadwal penerbangan pesawat yang tertunda yakni Garuda Indonesia.

"Pesawat Susi dan Wings Air sudah sempat masuk. Hanya Garuda dari Jayapura yang tertunda," ujarnya.

Saat itu, lanjut Wahyu, pesawat Garuda sudah masuk di area Manokwari dan siap mendarat. Akibat kejadian itu, penerbangan pesawat tersebut dilanjutkan untuk mendarat di Bandara Dominie Edwar Osok Sorong.

"Garuda kemarin sudah berada di atas udara Manokwari. Karena kondisi dibawah masih dalam proses evakuasi sehingga kami tidak berani mendaratkan, untuk mengurangi resiko keselamatan pesawat lanjut ke Sorong," pungkasnya. [tar]

Tags

Komentar

 
x