Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 12:10 WIB

Ujian Nasional Berbasis Komputer Siap Digelar

Oleh : Willi Nafie | Selasa, 13 Maret 2018 | 17:33 WIB

Berita Terkait

Ujian Nasional Berbasis Komputer Siap Digelar
(Foto: inilahcom/Didik)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan ujian nasional (UN) tahun 2018 siap digelar pada bulan April mendatang. Tahun ini, UN diikuti 8,1 juta peserta didik dan 96 ribu satuan pendidikan.

"Sebanyak 78 persen peserta didik siap mengikuti UN berbasis komputer (UNBK)," ucap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, di Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Tercatat sebanyak 6.293.552 peserta didik siap mengikuti UNBK. Jumlah ini meningkat signiflkan, mencapai 166 persen dari tahun sebelumnya, yang mencapai 3,7 juta peserta.

Sementara itu Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Bambang Suryadi menyatakan yang telah siap menyelenggarakan UNBK pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yaitu Aceh, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, Yogyakarta, Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah.

Kemudian jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Provinsi Aceh, Banten, Bangka Belitung, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kailmantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat. Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di antaranya Jakarta dan Yogyakarta.

"UNBK telah terbuktl efektif meningkatkan indek integritas dalam pelaksanaan UN. Tantangan klta berikutnya adalah meningkatkan prestasi dan capaian dalam UN. Untuk itu perlu ada perbaikan dan peningkatan proses pembelajaran," tuturnya.

Pada penyelenggaraan UN tahun 2018 ini terdapat sekitar 22 persen peserta didik yang melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). Saat ini, proses distribusi naskah ke provinsi dan penggandaan naskah telah mencapai 100 persen untuk jenjang SMA/MA sederajat. Sedangkan untuk jenjang SMP/MTs sederajat mencapai 19 persen.

Beberapa pokok perbedaan pelaksanaan ujian nasional tahun lni dengan tahun-tahun sebelumnya di antaranya adalah soal isian singkat yang terdapat pada mata pelajaran matematika jenjang SMA/sederajat. Tahun ini, sertifikat hasil ujian nasional (SHUN) menggunakan digital signature, dan biaya untuk proktor dan pengawas ujian di satuan pendidikan menggunakan anggaran yang dibebankan pada dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Untuk jenjang SMK, ujian nasional akan dimulai pada tanggal 2 sampal dengan 5 April 2018. Jenjang SMA/Madrasah Aliyah (MA) diselenggarakan pada tanggal 9 sampai dengan 12 April 2018.

Sedangkan untuk peserta didik yang tidak dapat mengikuti UN pada tanggal yang ditentukan dapat mengikuti UN susulan pada tanggal 17 dan 18 April 2018. Pada jenjang SMP/Madrasah Tsanawiyah (MTs), UN akan dilaksanakan pada tanggai 23 sampai dengan 26 April 2018. Sedangkan UN susulan akan diseienggarakan pada tanggal 8 dan 9 Mei 2018.

Untuk pendidikan kesetaraan program Paket C, UN dilaksanakan pada tanggal 27, 28, atau 29, 30 April dan 2 Mei 2018. Sedangkan untuk program Paket B, UN akan dilaksanakan pada tanggai 4, 5, 6, den 7 Mei 2018. Ujian nasional susulan untuk program Paket B dan Paket C akan dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan 14 Mei 2018.[jat]

Komentar

x