Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:48 WIB

2 Pelaku Pelemparan Bondet Dibekuk Polisi

Oleh : - | Selasa, 13 Maret 2018 | 09:26 WIB
2 Pelaku Pelemparan Bondet Dibekuk Polisi
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Sumenep - Dua tersangka pelaku pelemparan bondet atau bom ikan rakitan di rumah Kepala Dusun Air Hidup, Desa Karamian, Kecamatan/Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat kepolisian setempat.

Dua pelaku masing-masing bernama Agus salim (40) dan Mardiansyah (29) alias Anca. Mereka merupakan warga Desa Karamian.

"Kedua tersangka itu perannya berbeda. Tersangka utamanya Agus, yang melempar bondet ke rumah kepala dusun. Sedangkan Anca yang membonceng Agus saat melakukann pelemparan bondet," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd. Mukit, Senin (12/3/2018).

Pada Jumat (9/2/2018), warga Dusun Air Hidup, Desa Karamian, Kecamatan/ Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep dikejutkan dengan bunyi ledakan keras di belakang rumah Aswandi (37) kepala dusun setempat.

Ledakan itu diduga berasal dari lemparan bondet. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam ledakan itu. Tetapi bagian belakang rumah kepala dusun tersebut rusak parah.

"Dari hasil pemeriksaan, Agus mengaku merakit sendiri bondet yang dilemparnya ke rumah Aswandi. Biasanya dia merakit bondet untuk ngebom ikan," ucapnya

Mukit memaparkan, tersangka mengaku sengaja melempar bondet ke rumah Aswandi, karena merasa emosi dan marah saat mendengar sepeda motor temannya ditahan di rumah Aswandi.

"Alasan Aswandi menahan sepeda motor itu karena pengendaranya ngebut, kemudian 'mblayer-mblayer'. Saat ditegur, malah cekcok," ucapnya.

Menurut Mukit, dalam pemeriksaan, tersangka mengaku tersulut emosinya dalam kondisi terpengaruh minum-minuman keras.

"Akibat minum-minuman keras itulah, tersangka menjadi tidak bisa mengontrol emosinya, dan melempar bondet ke rumah Aswandi," ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni pecahan atap rumah, dinding, ember, dan pecahan jirigen biru.

"Tersangka Agus Salim dijerat pasal 187 KUHP ke 1e, 2e dan 406 ayat (1) KUHP. Sedangkan Mardiansyah dikenai pasal 56 ke 1e," ujarnya.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah tim Satreskrim Polres Sumenep dipimpin Kasat Reskrim datang langsung ke Pulau Karamian, untuk membantu aparat polsek Masalembu mengungkap kasus teror bondet di rumah kepala dusun.

Secara administratif, Pulau Karamian masuk dalam wilayah Kecamatan/Pulau Masalembu. Jarak tempuh dari Pulau Masalembu menuju Pulau Karamian adalah 40 mil atau sekitar 5 jam perjalanan laut dengan perahu rakyat. Sementara dari Pelabuhan Kalianget ke Pulau Masalembu, butuh waktu 12-14 jam perjalanan laut dalam kondisi cuaca normal. [beritajatim]

Komentar

x