Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 22:54 WIB
 

TNI Rekrut Ahli dari Sipil Guna Perkuat ini

Oleh : Willi Nafie | Senin, 12 Maret 2018 | 13:49 WIB
TNI Rekrut Ahli dari Sipil Guna Perkuat ini
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Guna memperkuat sistem keamanan informasi, Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Infolahta) TNI AD merangkul masyarakat sipil yang mendalami bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Brigjen TNI Nugraha Gumilar, Kepala Dinas Infolahta TNI AD menyadari pihaknya kekurangan SDM yang berkompeten menangani IT.

"Kami memang kekurangan orang untuk mengurus di bidang IT," ungkap Nugraha.

Oleh sebab itu, pihaknya membentuk komunitas TIK AD yang merupakan perpaduan organisasi militer-sipil untuk mengembangkan IT di TNI Ad.

"Kalau berbicara IT di lingkungan kami memang tak selancar di lingkungan sipil. Makanya kami membangun komunitas TIK yang terdiri dari mahasiswa, pekerja dan pelajar yang mendalami IT. Mereka juga concern terhadap kemajuan IT di Angkatan Darat. Kami pun bekerja sama untuk memajukan TIK di Angkatan Darat," ujar pria yang juga Ketua Umum Komunitas TIK-AD itu.

TIK AD juga mengadakan berbagai macam kegiatan lomba seperti kompetisi online keamanan informasi Capture the Flag (CTF). Para pemenang pun berkesempatan untuk bergabung dengan TNI AD dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

"Kalau fisik tidak terlalu diutamakan. Tetapi kami juga punya ketentutan di organisasi yang tidak bisa dilanggar. Misalnya tetap tidak boleh bertato dan telinganya tidak ditindik," katanya.

Sementara itu, Ketua Harian Komunitas TIK AD Benny Ranti menyatakan adanya perekrutan tersebut membuka peluang bagi masyarakat sipil yang berkeinginan untuk bergabung TNI AD, namun terbentur berbagai macam kendala.

"Tujuannya seperti yang sudah disebutkan Pak Kadis tadi bahwa TNI AD ingin melibatkan masyarakat sipil. Dengan adanya TIK ini bisa membuka peluang bagi masyarakat sipil yang ingin jadi tentara, tapi tidak lolos seleksi. Sudah ada dua orang yang juara Hackathon pertama dan sekarang jadi tentara," tutupnya. [wll]

Tags

Komentar

 
x