Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 22:41 WIB

KPK Apresiasi Jokowi Rajin Lapor Gratifikasi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 12 Maret 2018 | 14:00 WIB

Berita Terkait

KPK Apresiasi Jokowi Rajin Lapor Gratifikasi
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan dua ekor kuda hasil gratifikasi yang dilaporkan oleh Presiden Jokowi sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) sebagai milik negara pada 11 Oktober 2017.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Giri dan Kasubdit Pengelolaan Kekayaan Negara III Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Karman Kamal menyambangi Istana Bogor, Jawa Barat untuk menitipkan dua ekor kuda hasil gratifikasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipelihara negara di Istana Bogor.

Adapun, kedua ekor kuda tersebut sudah dilaporkan Jokowi pada tahun 2017 dan sekarang statusnya milik negara.

"Jadi, kami memang butuh waktu karena ini binatang hidup kemudian memang KPK belum memiliki fasilitas untuk mengelola barang semacam ini. Untuk sementara kita titipkan di Istana Negara," kata Giri.

Pada hari ini, lanjutnya, secara resmi KPK bersama DJKN Kementerian Keuangan menyerahkan kuda ke negara melalui Istana untuk dititipkan agar bisa dijadikan sebagai pembelajaran.

"Bahwa gratifikasi dilaporkan walaupun tidak dalam bentuk barang mati, tapi barang hidup juga," jelas dia.

Di samping itu, Giri mengapresiasi langkah Jokowi karena memberikan keteladanan yang luar biasa telah melaporkan barang gratifikasinya.

"Di akhir tahun kemarin pas hari anti korupsi sedunia, kami memberikan penghargaan sebagai pelapor gratifikasi dengan nilai terbesar. Sebagaimana yang sudah dikutip sebelumnya bahwa Presiden telah melaporkan tahun lalu total nilainya adalah Rp 58 miliar," tandasnya.

Komentar

x