Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:03 WIB

AHY Dianggap Bisa Mendongkrak Elektabilitas Jokowi

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 12 Maret 2018 | 05:04 WIB

Berita Terkait

AHY Dianggap Bisa Mendongkrak Elektabilitas Jokowi
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - (Foto: inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Voxpol Centre Pangi Syarwi Chaniago menilai sudah sejak dulu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan signal keinginananya agar Joko Widodo meminang puteranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi pendamping di Pilpres 2019.

"Dari dulu SBY sudah ngasih sinyal dan koding bahwa AHY ingin sekali digandeng pak Jokowi. Mungkin bagi demokrat ini sangat realistis. Jokowi punya kans dan peluang cukup bagus. AHY punya mesin partai demokrat dan anak muda potensial. Jokowi harus mengandeng cawapres yang bisa memuluskan langkah beliau dua periode. Politik ketam kayu, AHY bisa memuluskan langkah Jokowi pada pilpres 2019," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (11/3/2018).

Ia menyatkaan, elektabilitas Jokowi memang tak terlalu mengembirakan. Hanya berada pada kisaran angka 50-60 persen. Meski angka ini bertenger pada posisi teratas dari semua kandidat namun ingat belum aman
.

"Oleh karena itu, karena akhir-akhir ini elektabilitas Jokowi kurang mengalami pertumbuhan, maka konsekuensi logisnya harus mengambil cawapres yang bisa mendongkrak elektabilitas beliau. Kira kira siapa cawapresnya, AHY salah satunya. AHY dan partai demokrat sangat realistis, berpasangan dengan Jokowi sangat menguntungkan," ulasnya.

Menurutnya, signal dukungan yang dikumandangkan SBY hanya untuk menguji keadaan. Menurutnya ada pesan lain dari akselerasi Partai Demokrat ini.

"Jadi menurut saya ini cek ombak, saya kira ada pesan lain di balik kedatangan AHY ke Istana mengundang Jokowi hadir rapimnas yang format acaranya pertemuan khusus resmi. Ada political meaning dan makna simbolik di balik itu semua," ujarnya.

Lagi pula, kata dia, AHY sudah menyatakan kalau dia bertugas menjaga komunikasi partai demokrat dengan partai dan tokoh politik lainnya.

"Dugaan saya ada juga ada magang politik yang diberikan SBY agar AHY belajar melakukan bergaining position dan lobi tingkat tinggi sehingga pada ujungnya dipinang Jokowi menjadi cawapres, gool setingnya bisa begitu walaupun di bungkus dengan acara memberikan undangan ke presiden," tandasanya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sinyal untuk mendukung Presiden RI Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Presiden RI ke-6 dalam pidatonya kala membuka Rapimnas Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

"Pak Presiden ( Jokowi). Jika Allah menakdirkan, senang partai Demokrat bisa berjuang bersama bapak," kata SBY.

Ia menyatakan Presiden Jokowi perlu tahu pengalamannya memenangkan Pilpres berturut-turut selama dua periode pada 2004 dan 2009 lalu.

"Tentu bapak sangat memahami sebagaimana pengalaman saya dalam Pilpres 2004 dan 2009," ujarnya. [hpy]

Komentar

x