Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 22:39 WIB

Dekati Jokowi, Demokrat Dianggap Pragmatis

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 12 Maret 2018 | 03:06 WIB

Berita Terkait

Dekati Jokowi, Demokrat Dianggap Pragmatis
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Analis Politik UNJ Ubedillah Badrun menilai pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terkesan memberi signal dukungan ke Joko Widodo di 2019 dianggap pragmatis.

"Betapa terang benderangnya Partai Demokrat dan Jokowi begitu sangat pragmatis. Partai Demokrat tidak terlihat sebagai partai yang memiliki pendirian ideologis tetapi lebih terlihat sebagai partai yang lebih mengutamakan keuntungan pragmatis," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (11/3/2018).

Ia menjelaskan langkah itu semakin memperjelas bahwa SBY dan Demkorat yakin Jokowi akan meminang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakilnya di Pilpres 2019.

"Nampak SBY dan AHY meyakini bahwa Jokowi akan meminang AHY sebagai calon wakil presiden. Padahal itu belum tentu, sebab tidaklah mudah bagi PDIP yang dipimpin Megawati mengizinkan Jokowi mengambil putra SBY dijadikan cawapresnya," ulasnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sinyal untuk mendukung Presiden RI Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Presiden RI ke-6 dalam pidatonya kala membuka Rapimnas Partai Demokrat 2018 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).

"Pak Presiden ( Jokowi). Jika Allah menakdirkan, senang partai Demokrat bisa berjuang bersama bapak," kata SBY.

Ia menyatakan Presiden Jokowi perlu tahu pengalamannya memenangkan Pilpres berturut-turut selama dua periode pada 2004 dan 2009 lalu.

"Tentu bapak sangat memahami sebagaimana pengalaman saya dalam Pilpres 2004 dan 2009," ujarnya. [hpy]

Komentar

x