Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Juni 2018 | 05:58 WIB
 

Sertifikat Tanah, Jokowi Bandingkan Dengan Era SBY

Oleh : Ray Muhammad | Minggu, 11 Maret 2018 | 20:00 WIB
Sertifikat Tanah, Jokowi Bandingkan Dengan Era SBY
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Cirebon - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku gerah dengan banyaknya aduan soal sengketa lahan saat dirinya melakukan kunjungan ke daerah-daerah.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menyerahkan 3.000 sertifikat tanah di Gedung Pertemuan Hotel Radiant, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).

"Setiap saya ke daerah atau ke desa, keluhan yang masuk ke telinga saya selalu sengketa lahan. Baik itu sengketa lahan antara masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan BUMN, antara bapak dan anak sampai antartetangga," kata Jokowi.

Ia mengatakan pada kunjungannya ke Cirebon kali ini, dirinya membagikan 3.000 sertifikat lahan untuk masyarakat di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.

"Semua sudah pegang sertifikat, meskipun ini hanya 3.000 dari total sekitar 9.000. Nanti sisanya akan diberikan petugas BPN (Badan Pertanahan Nasional)," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, penyebab banyaknya sengketa lahan di tanah air karena seharusnya hingga saat ini sudah ratusan juta sertipikat tanah yang dibagikan.

"Seharusnya seluruh sertifikat sudah diserahkan pada masyarakat jumlahnya 126 juta. Akan tetapi, hingga tahun lalu diketahui baru 51 juta sertifikat yang diterima masyarakat. Berarti separuh saja belum," ungkapnya.

Jokowi pun membandingkan percepatan pembagian sertifikat tanah yang saat ini dilakukannya dengan pemerintahan sebelumnya. Adapun pemerintahan sebelum Jokowi yaitu pemerintahan era SBY selama 10 tahun.

"Setiap tahun (pemerintahan) yang lalu hanya membagikan 500 ribu sertifikat per tahun di seluruh Indonesia. 140 tahun baru selesai kalau diteruskan setahunnya dibagikan 500 ribu sertifikat," tandasnya. [fad]

Tags

Komentar

 
x