Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 17:06 WIB

Ridwan Kamil Membuat Sketsa Situ Rawa Kalong

Oleh : Ajat M Fajar | Minggu, 11 Maret 2018 | 13:42 WIB

Berita Terkait

Ridwan Kamil Membuat Sketsa Situ Rawa Kalong
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Depok - Calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku prihatin dengan kondisi Situ Rawa Kalong yang berada di Kelurahan Curug, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Saat berkunjung ke Situ Rawa Kalong tersebut, Ridwan Kamil melihat air yang tercemar akibat limbah. "Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan, harus segera diatasi," katanya kepada wartawan, Minggu (11/3/2018).

Menurut Emil sapaan Ridwan Kamil, Situ sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Selain menjadi tempat serapan dan tempat menampung air, Situ juga bisa mengurangi volume air permukaan yang tak tertampung dan menjadi penyebab banjir.

"Bila dimaksimalkan, Situ Rawa Kalong ini bisa bermanfaat untuk tendon, wisata alam, dan perikanan juga," tuturnya.

Selain berbicara dengan warga sekitar Situ Rawa Kalong, Emil juga mengamati wilayah itu lamat-lamat. Ia pun memanggil asistennya dan meminta kertas kosong beserta pulpen. Tangannya langsung bergerak di atas kertas tersebut. Hasilnya, jadilah sketsa Situ Rawa Kalong. Sebagai seorang arsitek, Emil memang terbiasa membuat konsep suatu daerah dengan cepat.

Pada sketsa tersebut, Emil membuat Situ Rawa Kalong menjadi Situ yang multifungsi seperti, tempat piknik, restoran, tempat riset, hingga terdapat masjid di sekitar Situ tersebut. "Jadi dapat dimanfaatkan secara maksimal," katanya.

Emil menambahkan Depok memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang belum tergarap dan dikembangkan secara baik. "Depok adalah kota yang paling banyak Situnya, program yang paling nyata untuk dikembangkan di tempat ini adalah pariwisata. Depok punya banyak tempat keren tapi karena belum 'dimasak' (dikembangkan,red) dengan baik," tutupnya.

Seperti yang kita ketahui, Situ Rawa Kalong sejak beberapa waktu lalu diduga tercemar limbah buangan pabrik yang ada di sekitar lokasi. Ikan-ikan yang mati sempat dicek di laboratorium dan hasilnya ikan-ikan tersebut terpapar zat kimia dan tak layak dikonsumsi oleh manusia.[jat]

Komentar

x