Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:00 WIB

Mustahil Ba'asyir Terima Grasi

Oleh : Willi Nafie | Sabtu, 10 Maret 2018 | 03:00 WIB

Berita Terkait

Mustahil Ba'asyir Terima Grasi
Achmad Michdan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Grasi mustahil ditempuh terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir, mengingat pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu'min ini tak menghendaki grasi meski hal tersebut sebagai salah satu cara keluar dari balik jeruji besi.

"Kalau grasi tidak mungkin kalaupun dikabulkan," kata Achmad Michdan, kuasa hukum Abu Bakar Ba'asyir, kepada INLAHCOM, Jumat (9/3/2018).

Sedangkan grasi adalah salah satu kewenangan yang dimiliki oleh Presiden dan diatur dalam konstitusi. Sebagai salah salah satu syarat pengajuan, terpidana harus mengakui bersalah atas perbuatannya.

Untuk itu, kata Michdan, Ba'asyir tak bakal mengajukan permohonan grasi lantaran merasa tidak bersalah dalam kasus yang menjeratnya.

"Pemohonnya tidak mau mengajukan permohonan bagaimana bisa dikabulkan. Kan harus ada landasan permohonan dulu kalau grasi," tuturnya.

Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin telah mengusulkan agar Presiden Jokowi mengeluarkan grasi atau pengurangan hukuman bagi Ba'asyir. Alasannya, kondisi kesehatan Ba'asyir semakin memburuk. Baasyir menjalani hukuman karena divonis melakukan tindakan makar, menolak Asas Tunggal Pancasila, pelanggaran imigrasi, hingga kasus terorisme di sejumlah daerah. [wll]

Komentar

x