Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 21:31 WIB

Begini Modus Pembobol Bank DBS Singapura

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 9 Maret 2018 | 22:01 WIB

Berita Terkait

Begini Modus Pembobol Bank DBS Singapura
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - MCI, Warga Negara Afrika pembobok Bank DBS Singapura menggunakan modus membajak e-mail atau e-mail hijacking.

Pelaku lalu meminta pihak bank untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening bank di Indonesia yang sudah disiapkan oleh sang istri, BFH.

"Terkait dengan pembobolan Bank DBS di Singapura, kerugiannya USD 1.860.000, uang itu bisa bobol dalam satu rekening karena adanya satu perintah palsu yang dikirim ke bank melalui e-mail yang kemudian kita ketahui atau sering kita sebut dengan modus e-mail hijacking," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya di kantor Bareskrim, gedung KKP Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (9/3/2018).

MCI meminta sang istri, BFH yang merupakan Warga Negara Indonesia untuk membuka rekening bank di Indonesia guna menerima transfer uang hasil pembobolan Bank DBS di Singapura. Selain mentransfer uang ke Indonesia, MCI juga meminta pihak bank mentransfer ke Hong Kong dan China.

"ke Hong Kong sekitar USD 110 ribu, ke China USD 800 ribu, dan ke Indonesia USD 950 ribu," ucap Agung.

Dia menjelaskan, pihak bank menerima pesan elektronik tersebut karena menduga pesan tersebut berasal dari pemilik dana di bank tersebut.

"E-mail hijacking ini si tersangka seakan-akan mengirim e-mail dengan menggunakan nama dari pemilik yang kemudian direspons oleh bank untuk dieksekusi yang kemudian uang yang ada dalam rekeningnya dipindahkan ke tiga negara, yaitu Hong Kong, China, dan kemudian ke Indonesia," sambung Agung.

BFH sudah diamankan oleh polisi di kawasan Serpong, Tangerang pada Kamis (8/3/2018). Sementara MCI masih dalam pengejaran polisi.

Keduanya diduga melakukan tindak pidana transfer dana tanpa hak dan/atau tindak pidana pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang, dengan hukuman 15-20 tahun penjara.[jat]

Komentar

x