Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:04 WIB

Ustaz Ba'asyir Ogah Grasi, Jimly : Terserah

Oleh : Willi Nafie | Jumat, 9 Maret 2018 | 04:00 WIB

Berita Terkait

Ustaz Ba'asyir Ogah Grasi, Jimly : Terserah
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menyatakan ada dua pertimbangan pemerintah memberikan grasi kepada terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir.

"Pertimbangan kemanusiaan dan petimbangan politik. Tetapi tentu tambahan yang utama itu pertimbangan kemanusiaan saja," ujar Jimly, kepada INILAHCOM, Kamis (8/3/2018).

Apabila negara ingin membebaskan Ustaz Ba'asyir maka kewenangannya ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Lantaran telah diatur dalam konstitusi.

"Konstitusi sudah atur begitu, amnesti, grasi, rehabilitasi. Hanya bedanya ada yang harus dengan pertimbangan MK ada yang DPR, dan presiden punya kewenangan mutlak," tutupnya.

Apabila Ustaz Ba'asyir masih enggan untuk mengajukan grasi, kata Jimly itu hak personalnya. Namun pemerintah dapat memberikan grasi dengan mempertimbangkan asas kemanusian, mengingat usia Ustaz Ba'asyir telah uzur.

"Itu kan bukan kewenangan dia (Ustaz Ba'asyir) kewenangan yang memberi, kalau misalnya yang memberi dan yang diberi gak mau ya terserah dia. Lalu dia mau kurung dirinya sendiri di rumahnya itu kan hak dia," tutupnya. [wll]

Komentar

x