Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 12:12 WIB

Verifikasi Faktual Parpol Dinilai Miliki Kelemahan

Oleh : Agus Irawan | Rabu, 7 Maret 2018 | 22:17 WIB

Berita Terkait

Verifikasi Faktual Parpol Dinilai Miliki Kelemahan
Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Kaka Suminta - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Kaka Suminta menilai verifikasi faktual partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mempunyai kelemahan.

"Verifikasi faktual parpol khususnya pascaputusan MK mempunyai cacat yang susah ditutupi," kata Kaka, Rabu (7/3/2018).

Kaka mengungkapkan cacat tersebut terkait teknik pengambilan sampling anggota parpol di daerah. "Sampling lima persen yang ditarik oleh parpol samplingnya dan anggota sample yang dihadirkan tidak sesuai dengan ketentuan UU No 7 Tahun 2017," paparnya.

Dalam UU tersebut mengamanatkan anggota parpol sekuran-kurangnya 1.000 atau per 1.000 jiwa penduduk, itu tidak dapat ditafsirkan dengan sampel. Terlebih lagi sampel dilakukan tidak memenuhi syarat dan metodologi mana pun untuk memenuhi amanat UU.

Diketahui, putusan MK tersebut mewajibkan semua parpol di verifikasi faktual. Untuk pelaksanaan verifikasi faktual tersebut, KPU menggunakan sampling lima persen dalam memverifikasi keanggotaan parpol yang tertuang dalam UU No 7/2017 tentang pemilu, jumlah keanggotaan parpol minimal 1000 atau satu per seribu penduduk. [ton]

Komentar

x