Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 04:35 WIB

Konflik Pilkada Lebih Fatal dari 100 Curanmor

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 7 Maret 2018 | 15:33 WIB

Berita Terkait

Konflik Pilkada Lebih Fatal dari 100 Curanmor
Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto meminta jajaran reserse untuk bergerak aktif mencegah konflik Pilkada. Menurut dia, mencegah konflik Pilkada lebih penting dari pada mengungkap 100 Kasus curanmor.

"Dari sekarang jangan sampai yang disampaikan Pak Kapolri, konflik itu terjadi. curanmor 100, curat 100 tidak masalah. Tapi sampai konflik terjadi, itu fatal buat Polri," kata Ari dalam Rakernis Bareskrim di Krakatau Ballroom, Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (7/3/2018).

Ari bahkan mengancam akan mencopot Reserse di wilayahnya yang gagal mencegah terjadinya konflik Pilkada 2018. Dia berharap apa yang sudah direncanakan dapat diterapkan dengan baik.

"Fatal buat kita pelaksana, pasti dicopot (jika ada konflik). Tapi bukan masalah takut dicopotnya, tapi apa yang sudah dibangun, trust ini sia-sia," ungkap Ari.

Ari pun memberikan pesan kepada Reserse di setiap wilayah untuk intens berkomunikasi dengan penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan dan Bawaslu. Sinergitas antar penegak hukum dinilai penting untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai.

"Pesan saya banyak-banyak ngopi bareng dengan Gakkumdu ini. Setiap hari buka pasal yang akan bermasalah. Dalam tahapan ke depan, kupas satu-satu per hari dari jam berapa sampai jam berapa. Ngopi bareng, kupas pasal," jelas dia.

"Jaga sinergitas kita. Siapkan senjata dan pelurumu untuk menciptakan kedamaian dalam Pilkada dan Pilpres," sambung dia. [ton]

Komentar

x