Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 15:09 WIB

MUI Tak Akan Campuri Proses Grasi Ba'asyir

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 7 Maret 2018 | 03:00 WIB

Berita Terkait

MUI Tak Akan Campuri Proses Grasi Ba'asyir
Wasekjen MUI Najamudin Ramli - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan persetujuannya agar Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan grasi atau keringanan hukuman dari pemerintah.

Wasekjen MUI Najamudin Ramli mengungkapkan, persetujuan itu disampaikan Jokowi tak lama setelah ketua Ma'aruf Amin menyampaikan saran agar Ba'asyir mendapatkan keringanan hukuman saat menyambangi Istana beberapa waktu lalu.

"Saya kira karena inisiatif MUI melalui KH Ma'aruf Amin menemui Presiden Joko Widodo membicarakan soal keringanan hukuman KH. Abu Bakar Ba'asyir dengan pertimbangan kemanusiaan dan sudah sepuh. Presiden Jokowi menyampaikan respons positif kepada kami," ujar Najamudin kepada INILAHCOM, Jakarta, Senin (6/3/2018).

Ia menambahkan, respon positif ini diharapkan dapat segera direalisasikan. Adapun soal prosesnya, lanjut Najamudin, MUI menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan pihak-pihak yang menjadi tim kuasa hukum Ba'asyir.

"Secara aspek hukumnya, MUI tidak mencampuri proses untuk grasi, amnesti atau abolisi. itu urusan keluarga atau kuasa hukum yang memiliki kewajiban mengurus itu. Posisi MUI smata-mata atas dasar pertimbangan kemanusiaan," katanya.

Komentar

x