Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 17:08 WIB

Ini Alasan Polri Tunda Proses Hukum Paslon Pilkada

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 6 Maret 2018 | 17:22 WIB

Berita Terkait

Ini Alasan Polri Tunda Proses Hukum Paslon Pilkada
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan Polri akan menunda seluruh proses hukum yang melibatkan calon kepala daerah yang berkontestasi di Pilkada 2018. Penundaan ini guna menghormati proses demokarasi yang berjalan.

"Saya sudah mengeluarkan perintah kepada seluruh jajaran Polri untuk tidak melakukan proses hukum kepada pasangan calon yang sudah ditetapkan KPU, kenapa? untuk menghormati proses demokrasi," ujar Tito di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (6/3/2018).

Tito menjelaskan proses demokrasi merupakan hal yang berkaitan dengan hukum. Oleh karena itu, untuk mensukseskan Pilkada maka proses hukum ditunda sementara.

"Karena bagian terpenting dari demokrasi adalah direct voting pemilihan suara langsung. supremasi hukum adalah bagian dari demokrasi, tapi bagian terpentingnya adalah direction. Ciri khas demokrasi," jelas Tito.

Tito mengaku tak ingin Polri dijadikan alat politik. Pihaknya menghormati seluruh perangkat demokrasi, termasuk peserta dan pendukungnya dengan menunda proses hukum jika pasangan calon ada yang tersandung kasus.

"Kita hormati partai pendukungnya, kita hormati massa pendukungnya. Karena kalau seandainya diproses hukum, nanti Polri dianggap bermain politik dan lain-lain," kata Tito.

Namun, pihaknya memastikan proses hukum tersebut hanya ditunda sementara sampai gelaran Pilkada selesai. Proses hukum akan berlanjut meski yang bersangkutan gagal atau menjadi Kepala daerah terpilih.

"Proses hukumnya ditunda, bukan dihentikan. ditunda sampai dengan nanti pilkada selesai, baru kita lanjutkan. karena apa? karena yang muncul ini kalau yang sudah ditetapkan oleh KPU, bukan hanya perorangan dia, pasangan calon tapi juga gerbongnya," ungkap Tito. [ton]

Komentar

x