Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 20:24 WIB
 

Upaya Kemanusiaan untuk Abu Bakar Ba'asyir

Oleh : Fadhly Zikry | Senin, 5 Maret 2018 | 08:00 WIB
Upaya Kemanusiaan untuk Abu Bakar Ba'asyir
Ustaz Abu Bakar Baasyir - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ustaz Abu Bakar Ba'asyir menolak jika diberikan grasi oleh Presiden Jokowi. Pasalnya grasi baru dapat diberikan jika seorang terpidana mengakui kesalahannya.

Tim pengacara muslim Mahendradatta menyatakan, terlepas dari grasi, yang harus dikedepankan terhadap Ba'asyir saat ini adalah pertimbangan kemanusiaan.

"Tetapi yang lebih penting adalah upaya kemanusiaan, ustad ini sudah sangat tua dan sakit-sakitan," kata Mahendradatta kepada INILAHCOM, Minggu (4/3/2018).

Diusianya yang sudah 80 tahun, Ba'asyir harus menjalani sisa hukuman selama 7 tahun lagi. Pada Kamis (1/3) lalu, Ba'asyir menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo.

"Deklarasi PBB pun membatasi hukuman kepada manusia tanpa memperdulikan apa yang dituduhkan kepadanya. Oleh karenanya kami mengajukan Ustad menjalankan hukumannya di rumah," tuturnya.

Ba'asyir merupakan terpidana kasus terorisme. Dia divonis 15 tahun penjara oleh pengadilan dan telah menjalani hukuman selama 8.5 tahun di LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. [fad]

Komentar

 
x