Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 22:51 WIB
 

Hakim Vonis Jonru 1,5 Tahun Penjara

Oleh : Agus Irawan | Jumat, 2 Maret 2018 | 17:00 WIB
Hakim Vonis Jonru 1,5 Tahun Penjara
Jonru Ginting - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian Jonru Ginting divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp50 juta.

Majelis hakim menyatakan Jonru terbukti bersalah menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial Facebook.

"Dengan ini terdakwa Jonru Ginting terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan perbuatan dengan sengaja menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu sebagai perbuatan berlanjut," kata hakim Ketua saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan DR Sumarno, Cakung, Jakarta Utata, Jumat (2/3/2018).

Hakim menyebutkan ada empat tulisan Jonru yang disebar lewat postingan di Faceebook
miliknya.

Hakim menjelaskan, postingan pertama pada 23 Juni 2017 soal Quraish Shihab yang akan menjadi khatib saat led di Masjid Istiglal. Kemudian postingan kedua terkait Syiah bukan bagian dari Islam pada 15 Agustus 2017.

Ketiga adalah postingan soal Indonesia belum merdeka dari jajahan mafia China pada Kamis 17 Agustus 2017.

"Menimbang postingan tersebut berpotensi adanya kebencian dan permusuhan khususnya antara muslim dan non muslim, maka postingan tersebut membenturkan kelompok muslim dan non muslim," ujar hakim anggota.

Selain itu, hakim menyatakan postingan keempat mengenai antek-antek penjajah pada 18 Agustus 2017. Jonru pada postingannya menyebut penjajah non-muslim dan yang melawan penjajah adalah mayoritas muslim.

"Terdakwa juga telah memposting tulisan NU sudah menerima uang Rp1,5 triliun yang dikaitkan dengan pembubaran HTI dan memposting tulisan yang menyatakan Jokowi Presiden yang tidak jelas asal muasalnya," ungkap hakim.

Atas perbuatannya Jonru terbukri bersalah telah melakukan pidana dalam Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi Elektronik jo Pasal 56 ayat 1 KUHP.[jat]

Komentar

 
x