Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 20:58 WIB
 

Ibu di Sampang Aniaya Anaknya Hingga Koma

Oleh : - | Jumat, 2 Maret 2018 | 13:57 WIB
Ibu di Sampang Aniaya Anaknya Hingga Koma
(Foto: ilustrasi)

INILAHCOM, Sampang - Seorang balita berinisial AD (9) mengalami koma diduga akibat dianiaya oleh S (40) ibu kandungnya sendiri, warga Dusun Manju Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

Akibat dugaan penganiayaan itu, balita malang tersebut harus dilarikan ke RSUD setempat untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. "Sebelumnya cucu saya dibawa ke klinik tapi di sana tidak sangup," kata Misrati, nenek balita AD, Jum'at (2/3/2018).

Misrati mengaku belum mengetahui secara pasti kenapa cucunya mengalami koma. Tapi ada luka lebam di sejumlah badan balita tersebut.

Ketika ditanya kepada ibu kandungnya beralasan terjatuh dari musholla. Disisi lain Misrati mengatakan jika anaknya S mengalami gangguan kejiawaan yang ditunjukan oleh sikap keseharainya di rumah."Kejiwaan anak saya ini memang kami duga terganggu," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ahmad Dahri, salah seorang tokoh yang masih tetangganya S menyatakan, pihak keluarga tidak menyangkal bahwa sang ibu yang tega menganiaya anaknya itu menderita gangguan kejiwaan.

"Iya memang ibunya sedikit ada gangguan jiwa. Tapi kata ibunya, AD itu terjatuh. Kalau semisal ada hal lain kami kurang paham. Suaminya itu sudah tua dan kesehariannya tidak bersama-sama, hanya kalau suaminya butuh nafkah batin, ya datang ke istrinya," terangnya.

Sementara, dr Yuliono Humas RSUD Sampang yang langsung menangani bayi itu membenarkan bahwa pihaknya menerima pasien bayi yang dalam kondisi penurunan kesadaran. Saat ini pihaknya masih melakukan penanganan dan observasi terhadap pasien bayi.

"Kalau luka tidak ada, cuma memang terdapat luka lebam di sejumlah tubuhnya pada bagian dada, kaki, tangan dan bagian punggung," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Ketapang, AKP Aries Dwiyanto membenarkan bahwa ada seorang bayi mengalami kondisi koma yang dibawa oleh seorang nenek bernama Misrati.

"Kejadianya Kamis kemarin, saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

 
Embed Widget

x