Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 09:29 WIB
 

Kapal Pembawa Sabu 1,6 Ton Sudah Berlayar 21 Hari

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Selasa, 27 Februari 2018 | 17:25 WIB
Kapal Pembawa Sabu 1,6 Ton Sudah Berlayar 21 Hari
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kapal MP Min Liang Yunyun yang membawa narkoba sabu 1,6 ton ditangkap di Kepulauan Riau, Indonesia diketahui berangkat dari Pelabuhan Lianjing, China.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto mengatakan kapal yang ditumpangi empat orang tersangka ini berangkat dari Pelabuhan Lianjing pada bulan Januari 2018.

"Kapal berangkat pada Januari dari Pelabuhan Lianjiang China menuju Indonesia. Jadi, perjalanan dari Lianjiang China sampai titik koordinat kurang lebih 21 hari," kata Eko di kantornya, Selasa (27/2/2018).

Eko mengatakan pihaknya masih mendalami apakah kapal tersebut tertangkap saat kapal berangkat dari China atau saat hendak pulang ke Batam dan Banten.

"Apa kapal ini masuk ke Batam masuk ke wilayah Penang baru masuk ke Anambas ketangkap atau sebaliknya dari China langsung ke Anambas masih kita dalami," ucapnya.

Mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ini menyebut jaringan pengungkapan sabu 1,6 ton ini merupakan jaringan pertama dari Pelabuhan Liangjiang.

"Jaringan yang ada di dunia apalagi China banyak sekali. Masing-masing Memiliki karakteristik. Kalau yang ini baru pertama kali dari Lianjiang," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepolisian China untuk mencari pengendali barang haram ini. Sebab, diketahui penyelundup jaringan ini adalah warga negara China berinisial L.

"Kita akan coba dalami semuanya dan kita ada kerja sama polisi China dan mudah-mudahan diketahui dan tangkap juga bosnya disana. kita akan bersama polisi China," kata dia.

Satgas Gabungan Polri yang bekerja sama dengan Bea Cukai pada Selasa (20/2) mengungkap penyelundupan sabu mencapai 1,6 ton.

Pengungkapan itu terjadi di Perairan Anambas Batam, Kepulauan Riau yang diangkut oleh sebuah Kapal berbendera Singapura dan China yang berawak empat orang WNA asal Taiwan.

Setidaknya, 81 karung berisikan methampetamine masing-masing karung kurang lebih berisikan 20 Kg diamankan petugas. Jumlahnya diperkirakan mencapai 1,8 ton. Jumlah itu pun masih dalam tahap penghitungan.

Keempat tersangka yang diamankan adalah Tan Mai (69 tahun), Tab Yi (33 tahun), Tan Hui (43 tahun) dan Liu Yin Hua (63 tahun).[ris]

Tags

Komentar

 
x