Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 12:12 WIB

Sudirman: Tak Benar Warga Jateng Nrimo Kemiskinan

Selasa, 27 Februari 2018 | 15:08 WIB

Berita Terkait

Sudirman: Tak Benar Warga Jateng Nrimo Kemiskinan
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Slawi - Calon gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Sudirman Said tidak percaya pada anggapan bahwa masyarakat Jateng adalah masyarakat yang nrimo atau pasrah pada nasib. Sehingga percuma saja membuat program mengurangi angka kemiskinan.

"Program saya untuk mengentaskan rakyat Jateng dari kemiskinan katanya tidak akan laku. Karena masyarakatnya sudah nrimo dengan kemiskinan," kisah Sudirman saat berbicara pada acara tatap muka antara kader PAN Kabupaten Tegal dengan cagub Jateng dan Calon Bupati Tegal, Enthus Susmono, Selasa (28/2/2018) di Slawi, Kabupaten Tegal.

"Saya marah ada yang beranggapan rakyat Jateng nrimo, pasrah dengan kemiskinan. Ini sama saja mengatakan masyarakat Jateng tidak mau berubah menjadi lebih baik, lebih sejahtera," ujar dia.

Ia meyakini, warga Jateng adalah warga yang selalu menginginkan perbaikan, ingin maju. Tidak mau terkukung dengan kemiskinan. Karena itu dia optimistis program mengurangi angka kemiskinan Jateng dari 12,23 persen menjadi enam persen dalam lima tahun akan mendapat respon yang baik dari masyarakat Jateng. Karena program itu akan mengentaskan warga Jateng dari kemiskinan secara signifikan.

Salah satu acara yang akan dijalankan guna mensukseskan program tersebut adalah penciptaan lima juta lapangan kerja. Kenapa lima juta? "Jumlah penduduk miskin Jateng sekarang sekita 4,5 juta. Jadi lapangan kerja yang tersedia harus melebihi jumlah itu agar penurunan angka kemiskinan dapat dilakukan secara signifikan," imbuhnya.

Program lain yang akan dijalankan adalah menciptakan pemerintahan yang bersih. Dengan aparat yang bersih, yang bekerja semata untuk melayani rakyat, Pak Dirman yakin angka kemiskinan akan turun drastis. Karena seluruh potensi dan program yang ada ditujukan semata untuk mensejahterakan rakyat. "Jadi tidak akan ada anggaran yang ditekuk atau dikorupsi," tandasnya.

Komentar

x