Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 22:38 WIB

Jalur Utama Ponorogo-Pacitan Masih Buka Tutup

Oleh : - | Selasa, 27 Februari 2018 | 12:35 WIB
Jalur Utama Ponorogo-Pacitan Masih Buka Tutup
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Ponorogo - Jalur utama Ponorogo-Pacitan yang sempat tertahan di Jalan Raya Surabaya-Pacitan km 225, RT/RW 01/01, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo saat ini lancar. Roda enam pun bisa melintasinya.

Namun, sistem yang digunakan tetap buka tutup. "Saat ini jalur buka tutup. Separuh masih digunakan untuk pembersihan," kata Kabid Rekonstruksi dan Rehabilitasi, BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Selasa (27/2/2018).

Namun, lanjut dia, jika volume kendaraan bertambah tentu akan dihentikan. Roda enam akan dihentikan total agar tidak melintas. Roda dua dan empat bisa kembali memutar melalui jalan desa.

Budi, sapaan akrab Setyo Budiono, mengatakan, saat ini volume masih standart. Jadi jalur hanya buka tutup tidak tutup total.

Sekedar diketahui, Setelah digoyang tanah retak, kali ini Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, tebing di jalan raya Ponorogo-Pacitan ambrol. Tepatnya di jalan raya Surabaya-Pacitan km 225, RT/RW 01, Dusun Tugurejo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.

Hal itu membuat jalur Ponorogo-Pacitan lumpuh total. Baik roda dua maupun roda empat maupun lebih tidak bisa melintas.

Dari data yang didapat beritajatim.com, tebing yang longsor dengan ketinggian kurang lebih 25 Meter dan panjangnya 80 meter. Tebing ambrol sekitar pukul 11.30 wib.

"Tadi suara gemuruhnya nyaring sekali. Saya yang posisinya jauh juga mendengar. Setelah didekati ternyata tebingnya longsor," kata Lurah Tugurejo, Siswanto, Minggu (25/2/2018).

Beruntung, lanjut dia tidak ada korban jiwa. Namun, jalur Ponorogo-Pacitan memang lumpuh. Dan terjadi kemacetan karena tidak bisa dilintasi.

Dia mengatakan, longsor kali ini karena di Ponorogo Selatan memang selama dua hari berturut-turut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Sehingga tebing tak kuat menahan. [beritajatim]

Tags

Komentar

x