Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Oktober 2018 | 18:22 WIB

Perkelahian di SLG Kediri, Polisi Amankan Pelaku

Selasa, 27 Februari 2018 | 10:47 WIB

Berita Terkait

Perkelahian di SLG Kediri, Polisi Amankan Pelaku
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono - (Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Kediri - Polres Kediri bertindak cepat dalam menangani kasus perkelahian tiga remaja putri di Lapangan Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. Polisi telah berhasil mengamankan satu dari tiga orang pelaku.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan, satu pelaku yang telah berhasil diamankan berinisial N, yang masih berstatus sebagai seorang pelajar. Pelaku tengah dimintai keterangan secara intensif di Unit Reskrim Polres Kediri.

"Sampai saat ini kami terus melakukan pemeriksaan. Satu orang pelaku inisial N dan dua orang saksi kita minta keterangan. Namun kami belum menetapkan sebagai tersangka," kata AKP Hanif, Selasa (27/2/2018) pagi.

Masih kata Hanif, ada tiga orang pelaku dalam perkelahian remaja putri di Lapangan SLG Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Minggu (25/2/2018) petang lalu. Dimana, dari hasil pemeriksaan kepolisian diketahui, dua diantaranya masih pelajar tingkat SMP di Kabupaten Kediri.

"Untuk korban sendiri masih kita cari keberadaanya. Menurut keterangan secara sepihak, motiv perbuatan itu baru sebatas kenakalan remaja," beber Hanif.

Diakui Hanif, apabila perkelahian remaja putri ini berlangsung saat terjadi aksi bakalan sepeda motor secara liar di kawasan SLG Kabupaten Kediri. Balap liar inilah yang ditengarai menjadi salah satu pemicu terjadinya kekerasan diantara pelajar putri tersebut.

"Asal muasal terjadinya kekerasan ini memang diakibatkan karena adanya suatu geng motor atau balapan liar disitu. Sehingga terjadi perkumpulan warga ataupun masyarakat sehingga membuat suatu perselisihan diantara mereka," jelasnya.

Kasus pertengkaran remaja putri ini menjadi konsumsi publik setelah video adegan kekerasan tersebut diunggah ke jejaring sosial Facebook yang mengundang banyak komentar. Pengunggah video terancam berurusan dengan aparat kepolisian.

"Kami masih mencari informasi pengunggah video tersebut ke media sosial melalui akunnya. Kami berharap masyarakat bijak dalam menggunakan medsos agar tidak merugikan pihak lainnya," imbuhnya.

Perbuatan pengunggah dapat diancam dengan Undang-undang ITE bilamana terbukti merugikan orang lain. "Masyarakat dalam menggunakan ataupun mengakses media sosial tolong kiranya dapat sebaik mungkin dilakukan dengan bijak dan arif, tanpa merugikan pihak lain. Ketika ini menjadi suatu perbuatan, maka dapat dilakukan penindakan kami. Namun apakah pengunggah ini bisa dikenakan atau tidak dikenakan dengan undang-undang ITE, kami masih menyelidiki," tutupnya.

Sebelumnya, sebuah video yang merekam adegan pertengkaran tiga remaja putri viral di jejaring sosial facebook. Di dalam videone ini menggambarkan adegan pertengkaran di tengah kerumunan massa. Video diberi judul Kekerasan di SLG Kediri ini mengundang banyak komentar.

Satu orang remaja putri berumur belasan tahun diserang dua remaja putri lainnya. Korban sampai sempoyongan akibat dipukuli dan ditendang. Peristiwa terjadi saat berlangsung aksi balapan sepeda motor secara liar di kawasan SLG Kediri, sebelum dibubarkan oleh polisi. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x