Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 18:02 WIB

Bareskrim Buru Pengendali 1,6 Ton Sabu di China

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:06 WIB

Berita Terkait

Bareskrim Buru Pengendali 1,6 Ton Sabu di China
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Siregar mengatakan pihaknya masih memburu pengendali dan penerima paket 1,6 ton sabu yang dibawa kapal Taiwan berbendera Singapura.

Ia menyatakan penerima barang itu berada di Indonesia, sementara pengendali kemungkinan besar ada di China, dimana paket sabu-sabu itu berasal. Meski demikian, ia enggan memberikan keterangan rinci.

"Kami tidak bisa beri tahu karena ini teknis penyidikan," katanya.

Ia menjelaskan, empat tersangka WN Taiwan yang ditangkap dalam kasus ini hanya berperan sebagai kurir. Keempat tersangka dan barang bukti 1,6 ton sabu-sabu kini sudah berada di Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut. Para tersangka tersebut diketahui mendekam di Rutan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim.

Sementara Krisno menengarai masih ada beberapa orang lainnya yang terlibat. Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk menemukan identitas mereka.

"Narkoba itu sistem terputus yang complicated. Jadi ada beberapa 'lapis' orang lagi untuk bisa sampai pada master mind. Ini masih terus didalami," katanya.

Pada Selasa (20/2), polisi bersama petugas Bea Cukai mencegat satu unit kapal ikan berisi jaring ketam asal Taiwan dengan bendera Singapura, di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

Kapal yang tidak memiliki dokumen dan surat-surat ini ternyata memuat 81 karung yang berisi 1,6 ton narkotika jenis sabu-sabu asal China.

Empat tersangka yang merupakan anak buah kapal (ABK) dan nakhoda ditangkap dalam kasus tersebut. Mereka adalah Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43, nakhoda) dan Liu Yin Hua (63) yang merupakan WN Taiwan. [tar]

Komentar

x