Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 10 Desember 2018 | 21:36 WIB

Tim Cagub Sepakati Desain Alat Peraga Kampanye

Senin, 19 Februari 2018 | 18:02 WIB

Berita Terkait

Tim Cagub Sepakati Desain Alat Peraga Kampanye
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - KPU Jatim mengadakan Rapat Koordinasi Kampanye dengan kedua tim pasangan calon di kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis Surabaya, Senin (19/2/2018) sore.

Rakor kampanye dihadiri Komisioner KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro dan anggota Bawaslu Jatim Aang Khunaifi. Dari tim paslon dihadiri Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti, Hikmah Bafaqih dan Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, Roziki.

"Kami telah menyepakati bersama alat peraga kampanye dan bahan kampanye untuk pilgub Jatim 2018. Hanya tim paslon nomor 1 Khofifah-Emil yang belum serahkan desain bahan kampanye. Tim paslon nomor 2 yang sudah serahkan desain alat peraga kampanye dan bahan kampanye," kata Gogot kepada wartawan di Media Center KPU Jatim.

Menurut dia, pada Kamis mendatang akan dibahas lagi Kamis desain alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) tambahan. Masa kampanye dimulai dalam kurun waktu 15 Februari-23 Juni 2018. Total ada 129 hari.

"Tetapi paslon tidak bisa manfaatkan secara total karena dikurangi hari libur nasional dan hari raya keagamaan yang ada sebanyak 10 hari. Jadi, praktis hanya 119 hari masa kampanye," tuturnya.

Berdasarkan rakor dengan tim paslon dan Bawaslu, KPU Jatim hanya mengatur rapat umum, debat publik dan iklan kampanye.

Jatim akan dibagi dua zona yakni zona 1 Jatim bagian barat dan zona 2 Jatim bagian timur. Masing-masing zona ada 19 kabupaten/kota.

"Untuk 64 hari pertama masa kampanye boleh rapat umum di zona 1 dan sisanya di zona 2. Masing-masing paslon diberi jatah dua kali rapat umum selama masa kampanye. Jumlah massa 25 ribu orang dibatasi saat rapat umum. Jadi paslon nomor 1 bisa kampanye di zona 1, paslon nomor 2 kampanye di zona 2. Terus bergantian," jelasnya.

Untuk debat publik akan dilakukan sebanyak tiga kali, yakni sebelum Ramadan debat publik pada 10 April dan 8 Mei serta debat ketiga setelah lebaran pada 23 Juni 2018.

"Ketiga acara debat publik itu akan diikuti secara berpasangan dengan materi debat berbeda. KPU akan bentuk tim perumus," pungkasnya.[beritajatim]

Komentar

x