Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 22:43 WIB

Piala Presiden, Panggung untuk Gubernur Anies

Oleh : R Ferdian Andi R | Senin, 19 Februari 2018 | 16:55 WIB

Berita Terkait

Piala Presiden, Panggung untuk Gubernur Anies
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Hajatan piala presiden telah menghasilkan Persija, klub sepakbola kebanggaan warga Ibukota sebagai juaranya. Namun, meski hajatan telah usai, pergunjingan acara tersebut masih terus berlangsung. Pemicunya soal video viral yang berisi larangan Paspampres kepada Gubernur DK Jakarta Anies Baswedan turun ke tribun bersama Presiden.

Video berdurasi 14 detik yang tergambar larangan seorang petugas pasukan pengamanan presiden (Paspampres) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyertai Presiden Jokowi, menjadi pergunjingan di publik. Berbagai analisa muncul dari video singkat itu.

Sejumlah politisi turut mengomentari video yang sepanjang akhir pekan kemarin menjadi pergunjingan warga internet (netizen) baik di media sosial maupun di jejaring sosial. Di laman akun media sosial Facebook milik Presiden Jokowi, unggahan terkait acara piala presiden hingga berita ini ditulis telah dikomentari oleh warga internet sebanyak 61.594 komentar. Isinya berupa dukungan terhadap Anies Baswedan.

Anies Baswedan saat diminta komentar atas insiden pelarangan dirinya ikut turun ke lapangan mendampingi Presiden, enggan memberi banyak komentar. Ia justru menyebut, apa yang dilakukan Paspampres hanya menjalankan tugas saja. "Kasihan petugas itu, hanya menjalankan tugasnya. Jadi gak penting apa yang diomongkan, yang penting Persija menang," ujar Anies di Jakarta, Senin (19/2/2018).

Padahal, bila merujuk di UU No 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan, di Pasal 13 huruf a disebutkan secara rigid soal tata cara penyelenggara atau pejabat tuan rumah dalam pelaksanaan acara resmi disebutkan, bila acara resmi dihadiri Presiden dan atau Wakil Presiden, penyelenggara dan atau pejabat tuan rumah mendampingi Presiden dan/atau Wakil Presiden.

Meski, pihak Istana memastikan acara Piala Presiden bukanlah acara resmi kenegaraan. Akibatnya, menurut Deputi Bidang Protokolo, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, panitia tidak mengikuti protokoler kenegaraan. "Mengingat acara ini bukan acara kenegaraan," kilah Bey.

Insiden pelarangan Anies Baswedan ini pun disandingkan dengan penyerahan piala presiden saat 2015 lalu. Kala itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama turut menemani Presiden Jokowi saat menyerahkan piala kepada pemenang yakni Persib Bandung.

Pemandangan tersebut kontras dengan peristiwa akhir pekan lalu, Anies yang notabene tuan rumah acara yang diselenggarakan di Provinsi DKI Jakarta, justru tampak menjadi tamu dalam acara tersebut.

Nasi telah menjadi bubur, pergunjingan, bantahan dan pernyataan telah muncul di publik. Meski, panggung piala Presiden itu kini justru dikuasai Anies Baswedan. Selain Persija menjadi pemenang, insiden pelarangan Anies justru menimbulkan melodramatik di tengah publik. Anies tuai simpati publik.

Komentar

x