Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 20:21 WIB
 

Longsor, 4 Kereta Jakarta-Madiun Terhambat

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 18 Februari 2018 | 18:45 WIB
Longsor, 4 Kereta Jakarta-Madiun Terhambat
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Madiun - Longsor kembali menerjang jalur kereta api (KA), Sabtu (17/2/2018). Hal itu membuat kedatangan 4 KA dari Jakarta menuju Madiun terlambat.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Supriyanto, menyampaikan sejak kejadian, jalur Gundih-Karangsono ada longsoran, tepatnya di Km 61+7/8, sehingga tidak bisa dilewati KA. Kereta api yang dari dan menuju Madiun rutenya dialihkan melewati stasiun Gundih-Gambringan-Semarang.

"Petugas PT KAI semaksimal mungkin dengan mengerahkan tenaga dan peralatan yang ada, untuk segera memulihkan jalur tersebut, namun tetap mengutamakan keselamatan perjalanan KA," katanya di Madiun, Minggu (18/2/2018)

Dari pantauan PT KAI, lanjut dia, beberapa perjalanan kereta api dari Jakarta menuju wilayah Daop 7 Madiun, mengalami keterlambatan. Di antaranya KA 56 (Bangunkarta) relasi Gambir-semarang-Madiun-Surabaya masuk stasiun Madiun terlambat 188 mnt.

Seharusnya KA tersebut tiba di stasiun Madiun jam 01.04 menjadi jam 04.12 WIB, KA 172 (Matarmaja) relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang mengalami keterlambatan 205 mnt. Seharusnya masuk Madiun 02.54 WIBm, menjadi 06.15 WIB.

KA 176 (Brantas) relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Blitar terlambat 311 mnt, dari jadwal masuk Madiun jam 04.50, tiba di stasiun Madiun jam 09.50 wib. KA 142 (Majapahit) relasi Jakarta Pasar Senen-Semarang-Madiun-Malang, terlambat 306 mnt. Jadwal seharusnya di stasiun Madiun jam 05.19, namun tiba di stasiun Madiun jam 10.15 wib.

Longsor terjadi sepanjang 20 meter di km 61+7/8 (Gundih-Karangsono) wilayah Daerah Operasi 4 Semarang, yang menyebabkan jalur KA antara stasiun Gundih - stasiun Karangsono tidak bisa dilewati oleh perjalanan KA. PT KAI terus melakukan perbaikan dengan melibatkan petugas di lokasi kejadian.

Guna mengantisipasi hal tersebut, dan untuk menjamin keselamatan perjalanan, PT KAI merekayasa pola operasi rute kereta api tersebut. Semisal sebelumnya melalui Solo - Gundih - Kedungjati - Brumbung - Semarang (begitupun sebaliknya), rutenya tersebut kini berubah menjadi Solo - Gundih - Gambringan-Semarang (begitupun sebaliknya). [beritajatim]

Komentar

 
x