Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 22:06 WIB

Putusan MK Soal Angket Beraroma Politis

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 15 Februari 2018 | 22:28 WIB
Putusan MK Soal Angket Beraroma Politis
(Foto: inilahcom/ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Indonesia Legal Roundtable (ILR), Firmansyah Arifin menilai putusan MK soal Pansus Angket KPK diduga terkait dengan kepentingan politis dalam pengesahan UU MD3 oleh DPR.

"Rangkaian putusan MK bisa diduga terkait Hak Angket DPR dan revisi UU MD3 tersebut, maka ada indikasi untuk memberikan kekuasaan DPR yang oligarki," kata Firmansyah di kantor ILR, Jalan Perdatam VI, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018).

Dia menjelaskan, dalam putusan MK soal Pansus Angket DPR sudah melanggar kepatuhan hukum terhadap konsep negara hukum di Indonesia.

"Maka lembaga lain dapat di intervensi DPR,

Selain itu, kata dia, putusan MK akan menjadikan KPK sebagai objek angket yang berimplimasi kepada upaya penegakan hukum KPK kedepannya.

"Jadi putusan MK tersebut akan membuat KPK menjadi objek angket dan berdampak pada upaya penegakan hukum yang dilakukan KPK," tegasnya.

Diketahui, MK melalui juru bicaranya, Fajar Laksono mengatakan objek hak angket DPR berlaku pada eksekutif, karena KPK mempunyai tugas melakukan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan yang sama dengan kepolisian, kejaksaan. Sehingga KPK dinilai sama dengan dua lembaga tersebut.[jat]

Komentar

x