Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 Februari 2018 | 20:29 WIB
 

Penyebab Teroris Indramayu Tewas Usai Ditangkap

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 15 Februari 2018 | 21:34 WIB
Penyebab Teroris Indramayu Tewas Usai Ditangkap
(Foto: inilahcom/Agam)

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengatakan tewasnya Mj (32), teroris Indramayu usai ditangkap tim Densus 88 Antiteror akibat dari serangan jantung yang dideritanya.

Mj ditangkap tim Densus 88 Antitteror pada Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 08.15 WIB di Jalan Jenderal Sudirman Desa Cipancuh Kecamatan Haurgelis Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Usai ditangkap, sekitar pukul 18.00 WIB Mj diminta menunjukkan lokasi temannya (terduga teroris) namun tiba-tiba mengeluh sesak nafas dan segera dibawa ke klinik terdekat oleh tim Densus 88," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/2/2018).

Mj kemudian dibawa ke klinik terdekat di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Namun, pada pukul 18.30 WIB, Dokter menyatakan tersangka teroris tersebut meninggal dunia.

"Jenazah kemudian di bawa ke RS Polri Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan kedokteran forensik baik visum luar maupun pemeriksaan dalam (Autopsy)," jelas Setyo.

Sementara itu, Tim forensik Mabes Polri Dr. Arif Wahyono mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah Mj, tidak ada luka bagian luar yang dialami teroris asal Lampung tersebut.

Dia menyimpulkan Mj menghidap riwayat jantung lama hingga memicu terjadinya serangan jantung.

"Saya mendapat surat permintaan dari pihak penyidik untuk melakukan pemeriksaan dalam dan organ luar. Jenazah kami periksa tidak ada luka luka sama sekali. Kemudian untuk mencari sebab matinya kami buka, kami lakukan otopsi," kata Arif di lokasi yang sama.

"Dan organ-organ yang kami curigai ada kelainan kami lakukan pemeriksaan di laboraturium. Hasilnya ketemu gangguan riwayat penyakit jantung yang lama dan yang baru. Kami berkesimpulan bahwa ada riwayat penyakit jantung baru dengan riwayat penyakit jantung lama yang memicu terjadinya serangan jantung," sambung dia.

Sebelumnya, Mj (32) ditangkap tim Densus 88 Antiteror pada Rabu (7/2/2018). Mj ditangkap bersama istirnya ASN (18).

MJ (32) diduga terlibat dalam jaringan teroris JAT Binaan Ali Hamka (Napiter LP Cipinang). Sementara istri dari MJ, yakni ASN belum diketahui keterlibatannya dalam jaringan teroris.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x