Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 20:23 WIB
 

Ini yang Dilakukan Suliono Sebelum Serang Gereja

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 13 Februari 2018 | 20:23 WIB
Ini yang Dilakukan Suliono Sebelum Serang Gereja
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Suliono (23), pelaku penyerangan ukup dan para jemaat di Gereja Lidwina, Sleman mencari tahu terlebih dahulu informasi lewat dunia maya.

"Setelah kemarin mondok sebentar di Magelang, transit di Yogya. Dia melihat-lihat di internet, mana gereja yang deket-deket situ, di mana dia bisa beli senjata. Informasi yang kita terima seperti itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/2/2018).

Setyo mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara Suliono dianggap sebagai Lonewolf terorisme atau disebut melakukan aksi teror sendirian tanpa difasilitasi jaringan terorisme.

"Sampai sejauh ini kita masih melihat lonewolf. Dia dapat pemahaman yang keliru ya, dia belajar dari internet kemudian dia ingin melaksanakannya dari dorongan dia sendiri," ujar Setyo.

Sebelumnya, Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog Paroki Kumetiran, Sleman, Yogyakarta diserang oleh Suliyono. Kejadian itu terjadi pada Pukul 07.30 WIB, Minggu (11/2/2018). Saat itu para jemaat sedang melaksanakan ibadah di gereja tersebut.

Pelaku bernama Suliono (23) berhasil dilumpuhkan oleh petugas kepolisian. Dia ditembak di bagian kaki karena melawan kepada petugas. Saat ini pelaku Suliono dirawat di RSA UGM.

Setidaknya lima orang menjadi korban penyerangan brutal tersebut. Keempatnya yakni Romo Prier, Budjiono, Yohanes, dan Parmadi. Sementara satu lainnya yakni petugas kepolisian yang terluka saat hendak menangkap pelaku.[jat]

Komentar

 
x