Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 05:15 WIB

Menkominfo-Fraksi Bangun Kesepakatan RUU Penyiaran

Selasa, 13 Februari 2018 | 18:42 WIB

Berita Terkait

Menkominfo-Fraksi Bangun Kesepakatan RUU Penyiaran
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kemampuan Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam berkomunikasi serta menyelesaikan konflik sangat luar biasa.

Salah satu contoh terbaru adalah menyangkut RUU Penyiaran, yang sempat deadlock karena ada ketidaksepahaman antara Pemerintah dan fraksi-fraksi yang ada.

Bambang mengumpulkan fraksi-fraksi dalam sebuah pertemuan informal di ruangan kerjanya, di Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Bambang lalu mengundang Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, yang menjadi wakil Pemerintah dalam pembahasan RUU, untuk hadir di dalam pertemuan itu.

Kata Bamsoet, sapaan akrabnya, pembahasan RUU Penyiaran masih terhambat pembahasan antara penggunaan sistem Single Mux dan Multi Mux.

"Saya kira kita perlu mencari jalan keluarnya, sehingga RUU Penyiaran bisa segera diselesaikan dengan bijaksana," ujarnya.

Pertemuan pun akhirnya dilakukan. Diskusi dan tukar pikiran dilakukan, termasuk penyampaian aspirasi dari berbagai stakeholder yang ada. Akhirnya, setelah melalui berbagai pertimbangan dan pembahasan, DPR RI dan pemerintah sepakat mencari jalan tengah. Yakni dengan penggunaan Sistem Hybrid Multiplexing.

Sistem Hybrid Multiplexing adalah campuran antara sistem Single Mux dan Multi Mux. Berbagai kebaikan yang ada di sistem Single Mux dan Multi Mux akan diambil dan dikombinasi.

"Dengan demikian dapat memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, negara maupun para pelaku usaha industri penyiaran sama-sama diuntungkan," jelas Bamsoet.

Menkominfo Rudiantara, usai pertemuan, mengaku sangat mengapresiasi kesepakatan itu. Dirinya juga menyambut baik adanya usulan Sistem Hybrid Multiplexing. Dengan kesepakatan itu, dia berharap agar RUU Penyiaran segera bisa diselesaikan.

Dalam pertemuan itu, disepakati juga bahwa sudah tak cukup waktu menyelesaikan RUU itu pada masa sidang ini, yang rencananya ditutup besok (14/2).

"Maka RUU Penyiaran sebagai RUU inisiatif DPR akan kita bahas pada masa sidang selanjutnya. Insya Allah sudah tidak ada pembahasan yang terlalu rumit. Dengan menjalin komunikasi secara rutin, semua bisa diselesaikan dan dicari jalan keluarnya," kata Bamsoet. [rok]

Komentar

Embed Widget
x