Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 19:21 WIB
 

Istri Perawat Pelaku Pelecehan NH laporkan Pasien

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 12 Februari 2018 | 20:21 WIB
Istri Perawat Pelaku Pelecehan NH laporkan Pasien
Winda Rahmawati, istri perawat RS National Hospital Surabaya - (Foto: inilahcom/Riset)

INILAHCOM, Jakarta - Winda Rahmawati, istri perawat RS National Hospital Surabaya, secara resmi melaporkan balik pasien diduga korban pelecehan seksual yang videonya viral di media sosial.

"Saya melaporkan Y (suami pasien) sama W (pasien) karena merekam tanpa izin dan menyebarkan video viral itu," kata Winda di gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Winda menyebut pasien dan suaminya dengan sengaja merekam aksi minta maaf yang dilakukan oleh suaminya berinisal ZA. Rekaman itu disebut sudah diedit dan dengan sengaja disebar agar menjadi viral.

"Jadi diarah-arahkan suruh ngaku khilaf minta maaf supaya masalah selesai. Suami saya tertekan di situ merasa dipojokkan. Suami saya nggak ada pembelaan sama sekali," ujar dia.

Winda juga mengatakan terdapat saksi yang menyaksikan dugaan pelecehan seksual ZA, upaya dialog di antara kedua belah pihak, serta intimidasi yang dilakukan Widya dan Yudi. Saksi itu adalah perawat yang berada di samping Widya, yang juga memberi saran kepada ZA agar meminta maaf.

"Ada (saksi) perawat yang di sampingnya pasien, sama suamiku tadi ikut dialog. Dia yang tahu suamiku ini sebenarnya nggak melakukan (dugaan pelecehan seksual). Karena tekanan dari Yudi, dia (saksi) ikut menekan suamiku. Jadi mengaku saja biar selesai katanya dia (saksi)," jelasnya.

Sementara itu, eks komisioner Kompolnas M Nasser, yang ikut mendampingi Winda melapor ke Bareskrim, mengatakan rekaman video dialog ZA dengan pasien dan suaminya berdurasi 15 menit. Tapi hanya bagian rekaman 50 detik yang diunggah.

"Seluruh rekaman itu 15 menit 20 detik, tetapi yang diunggah 50 detik yang mengandung permohonan maaf dan pernyataan khilaf. Dialog yang panjang itu, 'saya tidak melakukan', tidak dimuat," katanya.

Laporan Winda diterima Bareskrim dengan nomer LP 213/II/2018/Bareskrim. Pasangan itu dilaporkan karena pencemaran nama baik sesuai UU ITE Pasal 27 dan 28.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x