Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 Februari 2018 | 07:06 WIB
 

Ganjar Pernah Minta Politisi PPP Tolak Duit eKTP

Oleh : - | Senin, 12 Februari 2018 | 19:52 WIB
Ganjar Pernah Minta Politisi PPP Tolak Duit eKTP
Ganjar Pranowo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Tudingan terdakwa kasus e-KTP Setya Novato bahwa Ganjar Pranowo menerima jatah uang dari proyek tersebut perlahan-lahan gugur. Setelah KPK menyatakan belum ada bukti keterlibatan Ganjar, saksi di persidangan juga mengungkap mantan Wakil Komisi II DPR itu justru mewanti-wanti rekannya di DPR agar tidak menerima apapun terkait proyek e-KTP.

Adalah mantan anggota DPR Nu'man Abdul Hakim yang mengaku pernah diminta Ganjar untuk menolak kalau ada yang menawarkan jatah uang terkait proyek e-KTP.

"Kemudian Pak Ganjar pernah sampaikan, kalau ada yang nawarin apa pun dari e-KTP ini, Pak Nu'man jangan mau terima. Saya bilang, 'Oh iya, sudah cukup saya diperiksa.' Itu disampaikan sambil jalan saja," ujar Numan.

Hal itu disampaikan Numan saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Menurut Nu'man, Ganjar menyampaikan pesan itu lantaran politikus PPP itu pernah diperiksa KPK terkait suatu kasus.

"Dia (Ganjar) juga punya pengalaman pernah diperiksa saksi kasus. Lalu saya diperiksa oleh KPK ketika menjabat wakil gubernur (Jawa Barat 2003-2008). Dua pengalaman ini disampaikan, jangan sampai terlibat lagi dan jangan sampai kita diperiksa lagi," ujar politikus PPP ini.

"Pak Ganjar pernah ditekan keluarganya, kalau kamu jadi politisi, jangan sampai diperiksa lagi," imbuh Nu'man.

Keterangan Numan ini memicu pertanyaan dari JPU KPK. "Ganjar pernah bercerita ditawarin goodie bag terkait e-KTP?" tanya jaksa kepada Nu'man.

"Tidak pernah sama sekali. Cuma pesan saja jangan sampai kita terima," ujar Numan.

Seperti diketahui, KPK menyatakan belum menemukan bukti terkait dugaan keterlibatan Ganjar dalam kasus koropsi e-KTP. Dengan kata lain, sejumlah keterangan saksi seperti Setya Novanto dan M. Nazaruddin bahwa Ganjar menerima uang, adalah tudingan yang tanpa bukti.

"Info mengenai itu (tudingan terhadap Ganjar) berkali-kali sudah disampaikan ya. Jadi ada yang sampaikan kemudian tetapi sampai hari ini KPK belum menemukan alat bukti yang cukup menyakinkan mengenai itu," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo, di Gedung KPK, Jumat (9/2). [rok]

Komentar

 
Embed Widget

x