Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Mei 2018 | 03:21 WIB
 

Serangan Gereja, Fahri Hamzah Singgung Soal Perang

Oleh : Fadhly Zikry | Senin, 12 Februari 2018 | 18:01 WIB
Serangan Gereja, Fahri Hamzah Singgung Soal Perang
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - (Foto: inilahcom/Didik S)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah ikut angkat bicara terkait insiden penyerangan gereja St. Lidwina di Yogyakarta. Fahri pun mengutuk aksi kekerasan tersebut.

Menurut politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, tidak ada agama yang mengajarkan untuk menyerang rumah ibadah agama lain. Bahkan dalam Islam, sangat diajarkan untuk menghormati agama lain.

""Bagimu agamamu, bagiku agamaku", demikian pesan untuk saling menjaga batas. Jagalah ia pada tempatnya dan jagalah hati agar tetap tidak terpaksa. Karena "tidak ada paksaan dalam agama". Inilah pesan inti agar kita terus saling menjaga. #JagalahRumahTuhan," cuit Fahri dalam akun media sosialnya, Senin (12/2/2018).

Bahkan dalam perang sekalipun lanjut Fahri, pada zaman dahulu Islam mengajarkan bahwa sarana tempat ibadah tidak boleh diserang.

"Dalam perang pun, rumah ibadah adalah tempat yang tak boleh disentuh senjata. Orang yang memasukinya adalah yang tidak ingin lagi berperang dan bersedia memasuki jalur perdamaian maka ia jug tak boleh disentuh. Jika dalam perang pun demikian, Bagaimana lagi dalam damai?" kata Fahri lagi.

Menurut Fahri, serangan kepada ustaz, ulama dan pastor merupakan ancaman bagi negara. Negara kata Fahri harus sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Simpatiku kepada yang terluka, langsung atau tidak langsung; Pastur, Ustadz, pendeta, kyai, Pedanda, Bhiksu dan semua yang merasa telah diganggu. Hadirlah di antara Ummat. Di antara bangsa. Di antara mereka yang akan menjadi pagar penjaga iman bangsa. #JagalahRumahTuhan," katanya. [fad]

Komentar

 
Embed Widget

x