Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 21:52 WIB

Demokrat Sebut KPU Sumut Abaikan Aturan Pilkada

Oleh : - | Senin, 12 Februari 2018 | 18:11 WIB

Berita Terkait

Demokrat Sebut KPU Sumut Abaikan Aturan Pilkada
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Departemen Dalam Negeri DPP Partai Demokrat Abdullah Rasyid menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara telah mengabaikan aturan penyelenggaraan pilkada.

Hal ini diutarakan setelah KPU Sumut menggugurkan pencalonan pasangan JR Saragih-Ance Silean yang akan maju di Pilkada Sumut. "Dalam rapat pleno penetapan calon di Grand Mercure Hotel, Medan hari ini, calon Partai Demokrat tidak memenuhi syarat. Alasannya, calon kita tidak menyertakan fotokopian ijazah yang dilegalisir. Ini tidak benar, sebab Undang-Undang tentang Pilkada tidak mengatur seperti itu," ujarnya, Senin (12/2/2018).

Rasyid menjelaskan, UU tentang Pilkada mengamanatkan paslon harus menyelesaikan pendidikan SLTA/sederajat, yang dibuktikan dengan iazah. Tidak ada klausul yang menyebutkan adanya syarat legalisir atas penyelesaian pendidikan dimaksud.

Hal lainnya, lanjut Rasyid, ada dua kondisi objektif yang juga diabaikan oleh KPU Sumut. Pertama, calon Demokrat adalah Bupati Simalungun 2 periode.

Saat maju mencalonkan diri di Pilkada Simalungun, hal seperti ini juga sudah 'dimainkan' oleh KPU dan ketika itu terbit putusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan ijazah JR Saragih sah (legal).

Kedua, dalam konteks mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur Sumut, JR Saragih juga sudah memegang surat keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Nasional DKI Jakarta yang menyatakan ijazah sudah dilegalisir.

"Nyatanya kondisi objektif tersebut tidak dianggap sama sekali oleh KPU. Untuk itu, Partai Demokrat akan menempuh jalur hukum demi tegaknya aturan dan rasa keadilan dalam penyelenggaraan Pilgubsu tahun ini," tandasnya. [ton]

Komentar

x