Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 08:43 WIB
 

Penyerang Gereja Lidwina Terindikasi Paham Radikal

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 12 Februari 2018 | 16:34 WIB
Penyerang Gereja Lidwina Terindikasi Paham Radikal
Gereja Lidwina - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut Suliono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina, Sleman paham radikal. Ini terindikasi adanya jejak pelaku yang pernah ke tempat-tempat yang menganut radikal.

"Sementara yang bersangkutan berasal dari Banyuwangi, pernah di Sulawesi Tengah, pernah di Poso, Magelang, dan ada indikasi kuat yang bersangkutan ini ada paham radikal yang prokekerasan," kats Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Tito mengatakan Suliono pernah membuat Pasport untuk berangkat ke Suriah. Namun, usaha itu gagal hingga membuat dia menyerang orang kafir Versinya.

"Akhirnya (tersangka) melakukan amaliyah untuk menyerang orang 'kafir' versi dia. Yang bersangkutan sangat mendekati bahwa yang bersangkutan adalah sosok yang radikal," jelas Tito.

Suliono berhasil dilumpuhkan oleh petugas kepolisian usai menyerang gereja Lidiwina, Sleman. Dia ditembak di bagian kaki karena melawan kepada petugas. Saat ini pelaku Suliono dirawat di RSA UGM.

Setidaknya 5 orang menjadi korban penyerangan brutal tersebut. Keempatnya yakni Romo Prier, Budjiono, Yohanes, dan Parmadi. Sementara 1 lainnya yakni petugas kepolisian yang terluka saat hendak menangkap pelaku. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x