Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 23 Februari 2018 | 07:53 WIB
 

Penyelundupan 239Kg Sabu Dikendalikan dari Penjara

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 12 Februari 2018 | 15:42 WIB
Penyelundupan 239Kg Sabu Dikendalikan dari Penjara
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penyelundupan sabu 239 kilogram dari Malaysia dalam mesin cuci dikendalikan oleh Imdrawam alias Alun seorang narapidana di sebuah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jakarta.

"Alun bisa dengan leluasa mengatur peredaran ini hanya bermodalkan sebuah handpone," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/8/2018).

Ia menjelaskan, Alun memerintahkan seorang pelaku lainnya bernama Andi alias Aket untuk membantu seorang tersangka lain bernama Joni menjaga gudang di daerah Dadap, Tangerang, yang digerebek kepolisian dan menyita barang haram tersebut.

"Saya sudah menyampaikan ke Menkumham, pak Yasonna Laoly untuk mencegah adanya pelaku kejahatan dari dalam lapas. Ini ada beberapa kelemahan di lapas sehingga mereka mendapatkan akses yang mudah melakukan kejahatan lain seperti narkoba dan teroris," jelasnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menambahkan, pelaku bisa bebas menggunakan handpone untuk mengatur peredaran narkoba ini. Tito mengakui kelemahan polisi yang kadang lengah.

"Mereka bebas menggunakan handpone, entah bermain bersama oknum atau lengah. Kami sampaikan ke menkumham dan dirjen lapas untuk mencegah ini semua," ujarnya.

Selain itu juga, Tito menegaskan kepada anak buahnya untuk tindak tegas kepada pengedar maupun bandar narkotika. Bahkan, Tito menyebutkan kalau melawan petugas harap ditembak.

"Tindakan tegas pada bandar-bandar narkoba. Kalau lawan tembak mati. Kalau orang asing, melawan dikit tindak tegas tembak saja," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polresta Tangerang Selatan berhasil membongkar peredaran sabu seberat 239, 785 kilogram dan 30 ribu butir ekstasi di Kompleks Pergudangan Harapan Dadap Jaya nomor 36 Gudang E 12, Dadap, Kosambi, Kota Tangerang Kamis (8/2/2018).

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan empat orang. Di antaranya, Lim Toh Hing alias Onglay, alias Mono (WN Malaysia), Joni alias Marvin, Andi alias Aket, dan Indrawan alias Alun. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x