Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Februari 2018 | 08:44 WIB
 

PascaPenyerangan Gereja, Polisi Imbau Warga Tenang

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 12 Februari 2018 | 15:21 WIB
PascaPenyerangan Gereja, Polisi Imbau Warga Tenang
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polisi memastikan situasi Yogyakarta saat ini aman pascapenyerangan Gereja Santa Lidwina, Bedog, Sleman oleh pria yang diduga mahasiswa bernama Suliono.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal meminta masyarakat tetap tenang menghadapi situasi tersebut. Mabes Polri juga menegaskan seluruh daerah di Indonesia aman.

"Masyarakat tenang, beraktivitas sebagaimana biasanya. Polri jamin Kamtibmas masyarakat dimanapun berada," kata Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Polisi kata Iqbal saat ini masih menyelidiki kasus penyerangan yang menyebabkan 4 orang mengalami luka-luka. Dia meminta semua pihak untuk menunggu hasil penyelidikan.

"Beri kami ruang bekerja serius untuk ungkap kasus ini. Bukan hanya di Yogya, semua daerah kita bekerja. Khususnya jelang tahun politik. Polda DIY diback up Mabes Polri sedang lakukan upaya serius menangani kasus ini. Kalau sudah terungkap motifnya, pasti akan kami sampaikan ke ruang publik," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog Paroki Kumetiran, Sleman, Yogyakarta diserang oleh Suliyono pada pukul 07.30 WIB, Minggu (11/2/2018). Saat itu para jemaat sedang melaksanakan ibadah di gereja tersebut.

Suliono berhasil dilumpuhkan oleh petugas kepolisian. Dia ditembak di bagian kaki karena melawan kepada petugas. Saat ini pelaku Suliono dirawat di RSA UGM.

Setidaknya 5 orang menjadi korban penyerangan brutal tersebut. Keempatnya yakni Romo Prier, Budjiono, Yohanes, dan Parmadi. Sementara 1 lainnya yakni petugas kepolisian yang terluka saat hendak menangkap pelaku. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x