Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Mei 2018 | 03:33 WIB
 

Begini Cara Bupati Ngada Terima Uang Pengusaha

Oleh : Ivan Sethyadi | Senin, 12 Februari 2018 | 13:33 WIB
Begini Cara Bupati Ngada Terima Uang Pengusaha
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan cara Direktur PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan Ulumbu (WIU) untuk menyalurkan uang suap untuk Bupati Ngada Marianus Sae.

Dana tersebut diduga untuk memuluskan Wilhelmus mendapatkan proyek-proyek infrastruktur di Ngada, NTT. Uang suap tersebut diduga diberikan melalui transfer dilakukan dengan modus via ATM.

"WIU membukakan rekening atas nama sendiri, kemudian memberikan ATM ke MSA," ujar Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Senin (12/2/2018).

Sehingga untuk memberikan uang suap, Wilhelmus cukup mentransfer ke rekening sendiri untuk kemudian ATM-nya diberika ke Marianus.

Pada Desember 2017, terdapat transfer sekitar Rp 2 miliar di rekening WIU yang berada di tangan Marianus. Total uang diterima Rp 4,1 miliar.

Basaria mengungkapkan bahwa pemberian suap via ATM merupakan model baru. Hal ini dilakukan karena lebih sulit dideteksi oleh penegak hukum.

"ATM ini memang sekarang dijadikan model yang baru karena mungkin mereka merasa lebih nyaman. Tidak perlu bawa uang Rp 1 miliar itu mungkin harus bawa dua koper dan mudah deteksi oleh penegak hukum melalui ATM," jelas Basaria.

Dalam kasus ini, WIU disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

Sementara Marianus disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[rok]

Komentar

 
Embed Widget

x