Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 04:55 WIB
 

Wacana Gaji ASN untuk Zakat

Pemerintah Diharapkan Terapkan Syiar Islam

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 12 Februari 2018 | 04:00 WIB
Pemerintah Diharapkan Terapkan Syiar Islam
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengharapkan agar pemerintah tak sekadar melakukan pungutan uang terkait wacana pemotongan gaji PNS dan ASN beragama Islam untuk zakat.

Anwar menegaskan, pemerintah juga diharapkan mampu memberikan pemahaman syiar Islam yang baik terhadap masyarakat, khususnya ASN dan PNS dengan cara menyisihkan rezekinya untuk tujuan positif.

"Kalau seandainya PNS dan ASN memang sudah wajib zakat bagus juga. Akan tetapi, ditunjukkan bagaimana masyarakat bisa melakukan ajaran agama dengan sebaik-baiknya. Negara harus dan bisa hadir," kata Anwar kepada INILAHCOM, Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Ia menuturkan, keterlibatan pemerintah dalam mengingatkan umat Islam untuk senantiasa mengamalkan ajaran agama dan tak lupa beribadah sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, pemerintahan Jokowi diminta mampu menerapkan hal ini dalam setiap kebijakannya

"Dulu zaman Nabi ada lembaga hisbah. Itu lembaga yang mengawasi para pedagang untuk menyuruh sembahyang. Jadi, kalau seandainya pemerintah memamng meminta infaq, bisa disebut dengan masayarakat infaq dengan dana zakat yang disiapkan. Misal saya wajib zakat, pemerintah minta infaq sama saya diberikan zakat saya. Pemerintah dianggap infaq kalau saya itu dana zakat saya," ujarnya.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x